BANYUMAS – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan peran vital Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Di tengah maraknya hoaks dan dinamika sosial, FKDM diminta untuk menjadi garda terdepan dalam deteksi dini guna menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, memberikan arahan tegas kepada jajaran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) agar terus proaktif memantau potensi gangguan di masyarakat. Arahan ini disampaikannya dalam kegiatan Pembinaan FKDM Tingkat Kabupaten dan Kecamatan di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyumas, Rabu (22/7/2026).
Sadewo mengungkapkan bahwa tantangan kekinian semakin kompleks. Mulai dari banjir informasi digital, penyebaran berita bohong (hoaks), potensi konflik sosial, hingga ancaman bencana alam membutuhkan kewaspadaan kolektif.
“Kewaspadaan dini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tapi langkah antisipatif mencegah hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban,” tegas Sadewo.
Orang nomor satu di Banyumas itu berharap FKDM mampu bekerja secara profesional. Ia menekankan pentingnya koordinasi, komunikasi, dan pelaporan yang akurat berbasis fakta di lapangan.
“Informasi yang disampaikan harus objektif dan sesuai mekanisme, agar bisa menjadi dasar kebijakan Pemkab Banyumas,” imbuhnya.
Ia juga mendorong para anggota FKDM untuk meningkatkan kapasitas diri, memahami isu strategis di daerah masing-masing, serta memanfaatkan teknologi informasi secara bijak demi mendukung tugas deteksi dini.
Senada dengan Bupati, Kepala Bakesbangpol Banyumas, Eko Heru Surono, menyatakan bahwa pembinaan ini bertujuan memperkuat sinergi dan profesionalisme anggota FKDM.
“Kami ingin FKDM mampu menyampaikan informasi secara cepat dan bertanggung jawab terkait potensi kerawanan, sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan lebih awal,” ujar Eko.
Eko pun mengajak seluruh anggota FKDM untuk menjaga komitmen menciptakan Banyumas yang aman dan tenteram.
“Menjaga Banyumas adalah tanggung jawab bersama. Tugas ini mulia dan butuh keikhlasan serta kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” pungkasnya.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra







