INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kematian Sutrimo Masih Menyisakan Tanda Tanya, Warga Wlahar Kian Penasaran

Kematian Sutrimo Masih Menyisakan Tanda Tanya, Warga Wlahar Kian Penasaran

Suasana komplek rumah almarhum Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Selasa (28/7/2026). (Foto : istimewa)

Selasa, 28 Juli 2026

FOKUS UTAMA – Kematian Sutrimo, warga Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, yang disebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, masih menyisakan tanda tanya di kalangan warga kampung halamannya. Minimnya informasi dari keluarga membuat berbagai pertanyaan terus bermunculan.

Sutrimo dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (23/7/2026). Menurut penuturan warga, beberapa jam sebelum meninggal, ia sempat melakukan panggilan video melalui WhatsApp kepada kerabatnya.

“Menurut cerita, almarhum sempat video call sambil makan. Sekitar satu jam kemudian, muncul kabar bahwa yang bersangkutan meninggal dunia,” ujar Khusnul, warga Desa Wlahar, Senin (27/7/2026) malam.

Khusnul mengatakan, sekitar sepekan sebelum meninggal, Sutrimo sempat pulang ke kampung halaman. Namun, tidak lama kemudian ia kembali ke Jakarta setelah mendapat panggilan.

“Informasi terbaru katanya almarhum terkena ‘Angin Duduk’,” tutur Khusnul

Di tengah kabar duka tersebut, beredar berbagai informasi yang menjadi perbincangan warga. Salah satunya menyebut Sutrimo diduga menjadi pihak yang namanya digunakan sebagai pemilik rumah yang selama ini ia jaga.

“Ada yang bilang kalau rumah yang diurus itu atas nama almarhum Sutrimo,” kata warga lainnya, Okta.

Namun, informasi tersebut masih sebatas isu yang berkembang di masyarakat dan belum dapat dikonfirmasi secara independen.

Sementara itu, perwakilan keluarga yang mengaku bernama Ardi enggan memberikan penjelasan saat ditemui wartawan di rumah duka di Desa Wlahar, Selasa (28/7/2026). Ia menyampaikan bahwa ibu almarhum sedang sakit sehingga keluarga belum bersedia memberikan keterangan.

“Mohon maaf, ibu almarhum sedang sakit, sekarang kondisinya lagi tenang. Mohon maaf kami tidak bisa menerima kedatangan (wartawan). Keluarga sudah mengikhlaskan,” ujarnya kepada wartawan, singkat.

Sebelumnya, Sekretaris Desa Wlahar, Abas Supriyadi, mengaku tidak mengetahui pekerjaan Sutrimo sebagai kepala rumah tangga di rumah yang dikaitkan dengan mantan Jampidsus. Menurutnya, almarhum dikenal jarang berinteraksi dengan warga.

“Almarhum jarang bersosialisasi dengan warga, jadi kami tidak tahu yang bersangkutan bekerja sebagai apa. Kami hanya mendapat informasi bahwa pada Kamis malam, 23 Juli 2026, jenazah dipulangkan dan langsung dimakamkan,” kata Abas melalui pesan suara WhatsApp.

Abas juga mengaku tidak mengetahui isu yang menyebut nama Sutrimo digunakan sebagai pemilik rumah. “Sama sekali soal isu itu kami tidak tahu. Justru kami kaget setelah almarhum dimakamkan, namanya ramai diberitakan di media,” ujarnya.

Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026) dini hari. Ia kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Hingga kini, penyebab pasti kematian Sutrimo masih menjadi perhatian publik.

Penulis: Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

HARI KEBANGKITAN EKOPOL NASIONAL (Bagian 6)

Selanjutnya

Psikiater RSUD Banyumas Beberkan Fakta Medis: LGBT Bisa Kembali Normal Lewat Rehabilitasi

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

256 Penggalang Baru SMPN 1 Baturraden Digembleng di Perkemahan Jumat Sabtu

256 Penggalang Baru SMPN 1 Baturraden Digembleng di Perkemahan Jumat Sabtu

Jumat, 14 Agustus 2026

Bupati Banyumas Sadewo Terima Lencana Melati di Hari Pramuka ke-65, Apresiasi Tertinggi untuk Pengabdian

Bupati Banyumas Sadewo Terima Lencana Melati di Hari Pramuka ke-65, Apresiasi Tertinggi untuk Pengabdian

Jumat, 14 Agustus 2026

Bela Adik Kena KDRT, Pemuda Cilongok Malah Dianiaya & Diancam Pisau oleh Ipar Sendiri

Bela Adik Kena KDRT, Pemuda Cilongok Malah Dianiaya & Diancam Pisau oleh Ipar Sendiri

Jumat, 14 Agustus 2026

Selanjutnya
Psikiater RSUD Banyumas Beberkan Fakta Medis: LGBT Bisa Kembali Normal Lewat Rehabilitasi

Psikiater RSUD Banyumas Beberkan Fakta Medis: LGBT Bisa Kembali Normal Lewat Rehabilitasi

Bupati Sadewo Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Banyumas: “Ini Harapan Baru bagi Anak-Anak Kita”

Bupati Sadewo Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Banyumas: "Ini Harapan Baru bagi Anak-Anak Kita"

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com