BANYUMAS – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memasang target ambisius dalam Pemilu mendatang. Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziyah, mengungkapkan sejumlah target peningkatan kursi legislatif di Kabupaten Banyumas, mulai dari tingkat kabupaten hingga DPR RI.
Hal itu disampaikan Ida di sela-sela acara Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Banyumas, Sabtu (18/4/2026) di Hotel Surya Yudha Purwokerto. Menurutnya, kunci utama mencapai target tersebut adalah penataan struktur organisasi yang rapi dan “hidup” di semua tingkatan.
“Struktur partai harus benar-benar hidup. Artinya, pengurus tidak boleh hanya ada di atas kertas, tetapi harus hadir dan menyatu di tengah rakyat,” tegas Ida.
Target Kursi: DPRD Banyumas Naik Hampir Dua Kali Lipat
Ida Fauziyah yang juga anggota Fraksi PKB DPR RI ini membeberkan target spesifik perolehan kursi untuk wilayah Banyumas:
· DPRD Banyumas: ditargetkan meningkat dari 9 kursi menjadi 15 kursi.
· DPR RI: dari sebelumnya hanya satu perwakilan (Siti Mukaromah), PKB menargetkan dua kursi.
· DPR Provinsi: ditargetkan ada tambahan satu kursi.
“Syarat utamanya adalah struktur partai di semua tingkatan harus kuat. Jika partai terus bersama rakyat, maka kemenangan akan menjadi keniscayaan,” ujar Ida.
Jadwal Penataan Struktur Hingga Tingkat Desa
Ida menjelaskan, penataan struktur organisasi PKB saat ini sedang dilakukan di seluruh Indonesia dengan pemantauan ketat. Untuk wilayah Banyumas, Muscab ditargetkan rampung pada April 2026.
Setelah itu, agenda dilanjutkan ke tingkat yang lebih bawah:
· Juli – September 2026: Penataan struktur melalui Muscab di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) atau kecamatan.
· Akhir Tahun 2026: Penataan struktur melalui Musyawarah Ranting (Musran) di tingkat desa atau kelurahan.

Rekrutmen Calon: Kombinasi Aspirasi Bawah dan Pemetaan Atas
Dalam menentukan calon pemimpin atau pengurus, PKB menggunakan skema demokrasi yang mengawinkan dua arah, yaitu bottom-up dan top-down.
“Kami mendengarkan aspirasi dari bawah (PAC). Tidak ada batasan jumlah usulan. Jika PAC mengusulkan 10 nama, itu diperbolehkan,” jelas Ida.
Setelah nama-nama terkumpul, partai melakukan pemetaan internal untuk melihat potensi yang ada. Selanjutnya, partai tidak hanya mencari sosok yang “mau”, tetapi yang “mampu”. Oleh karena itu, seluruh calon akan melalui proses fit and proper test secara berjenjang.
Dengan konsolidasi struktural yang kuat, Ida optimistis kualitas dan perolehan suara PKB akan meningkat signifikan pada pemilihan mendatang. (Angga Saputra)








