BANYUMAS — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyumas menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Surya Yudha, Sabtu (18/4/2026). Dalam forum tersebut, terdapat empat agenda utama yang dibahas sebagai bagian dari konsolidasi dan arah strategis partai ke depan.
Ketua DPC PKB Banyumas, Iman Ahfas, menjelaskan bahwa agenda pertama dalam Muscab adalah pembahasan laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya.
“Karena saya masih menjabat di sisa periode, maka secara otomatis saya harus mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan selama masa kepemimpinan,” ujarnya di sela kegiatan.
Agenda kedua berfokus pada penyusunan program kerja DPC PKB Banyumas untuk periode 2026–2031. Iman menekankan pentingnya program yang mampu menjawab berbagai persoalan daerah, mulai dari tingginya angka anak tidak sekolah, kemiskinan, pengangguran, hingga kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“PKB harus hadir dalam semua persoalan yang ada di Banyumas. Termasuk membuka ruang bagi anak muda untuk berkreasi dan berkembang,” tegasnya.

Ia menyebutkan, jumlah anak tidak sekolah di Banyumas saat ini mencapai lebih dari 15 ribu, yang menjadi salah satu perhatian serius dalam perumusan program ke depan. Selain itu, PKB juga melihat peluang besar dari basis pemilih tradisional Nahdliyin yang mencapai sekitar 64 persen di Banyumas.
Di sisi lain, komposisi pemilih dari kalangan milenial dan generasi Z juga cukup dominan, yakni sekitar 53 persen atau hampir 760 ribu pemilih.
“Ini peluang sekaligus tantangan. Program kerja ke depan harus mampu menyentuh anak muda, baik melalui pendekatan media maupun pemberdayaan seperti petani muda dan peternak muda,” tambahnya.
Agenda ketiga dalam Muscab adalah pengusulan calon Ketua dan pengurus DPC PKB Banyumas periode 2026–2031. Mekanisme pengusulan dilakukan melalui proses pemetaan kader oleh DPW PKB yang kemudian diajukan ke DPP untuk mendapatkan persetujuan.
Namun demikian, forum Muscab tetap memberikan ruang bagi peserta untuk mengusulkan nama-nama baru di luar hasil pemetaan.
“Ada ruang demokratis yang dibuka. DPAC maupun peserta Muscab bisa mengusulkan kader terbaik yang belum masuk dalam pemetaan,” jelas Iman.
Ia juga mengungkapkan bahwa nama-nama calon hasil pemetaan dari DPW dan DPP akan diumumkan secara langsung dalam forum Muscab, sehingga seluruh peserta akan mengetahui secara bersamaan.
Dengan sejumlah agenda strategis tersebut, Muscab PKB Banyumas diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan dan program kerja yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta memperkuat posisi partai di masa mendatang. (Angga Saputra)






