INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pedagang Pasar Wage Purwokerto Demo Minta Kembali ke Jalan Vihara, Paguyuban dan Warga Tolak

Pedagang Pasar Wage Purwokerto Demo Minta Kembali ke Jalan Vihara, Paguyuban dan Warga Tolak

Sejumlah pedagang eks Jalan Vihara didampingi YLBHI MI menyuarakan aspirasi di Pasar Wage, Jumat (19/06/2026). (istimewa)

Jumat, 19 Juni 2026

PURWOKERTO – Sekitar 100 pedagang Pasar Wage Purwokerto menggelar orasi di kawasan pasar, Jumat (19/06/2026). Mereka menuntut pemerintah mengizinkan mereka kembali berjualan di Jalan Vihara, lokasi lama sebelum direlokasi ke dalam pasar.

Aksi ini memicu reaksi keras dari paguyuban pedagang lain dan warga setempat yang menilai relokasi justru membawa dampak positif bagi ketertiban dan kebersihan.

Pedagang: Kami Hanya Minta Keadilan

Sapan, perwakilan pedagang yang berorasi, mengatakan bahwa sejak direlokasi tiga bulan lalu, omzet mereka terus menurun.

“Saya dari perwakilan pedagang Pasar Wage, kami ingin kembali ke Jalan Vihara. Kami sudah ikuti aturan paguyuban, tapi tidak ada solusi. Modal kami semakin habis,” ujar Sapan di tengah aksi.

Ia menegaskan para pedagang tetap patuh hukum dan hanya meminta keadilan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas.

“Kami tahu Indonesia negara hukum, kami patuh. Tapi pemerintah harus cari solusi terbaik,” tambahnya.

Paguyuban: Jangan Egois, Kami Sudah 25 Tahun di Dalam Pasar

Ketua Blok D Pasar Wage sekaligus perwakilan Paguyuban Pedagang Pasar Warga (PGW), Wahyu Susanto, menyayangkan aksi tersebut. Menurutnya, penataan pedagang ke dalam pasar sudah melalui diskusi dan mengakomodir semua pihak.

“Mereka sudah diberi tempat yang representatif. Kami di dalam pasar sudah 25 tahun berjualan. Mungkin mereka baru tiga bulan merasakan sepi, tapi itu bukan alasan untuk kembali ke luar,” tegas Wahyu.

Ia justru mengajak semua pihak berpikir solutif, misalnya dengan melibatkan pegiat media sosial dan mengajak SKPD berbelanja di Pasar Wage.

“Jangan hanya karena sepi lalu ingin keluar lagi. Ada dampak lingkungan dan lalu lintas yang harus dipikirkan,” imbuhnya.

Warga: Kami Merasa Diuntungkan dengan Penataan

Sawino, Ketua RT 02 RW 09 Kelurahan Purwokerto Wetan, menyatakan warga sepakat menolak kembalinya pedagang ke Jalan Vihara.

“Kami lebih sepakat dengan kondisi sekarang. Jalan sudah bagus, bersih, lalu lintas nyaman. Dulu sebelum ditata, sampah menumpuk, bahkan ada limbah manusia di gang-gang,” keluhnya.

Ia menambahkan, sampah pedagang bukan berasal dari warga, sehingga pengelolaan sampah menjadi beban lingkungan setempat.

“Kalau musim hujan, sampah dan kotoran itu jadi pemicu penyakit. Kami jelas menolak jika mereka kembali,” tegas Sawino.

Hal senada disampaikan Bangkit, pemuda setempat. Ia menyebut warga rutin kerja bakti dan membayar iuran sampah, tetapi tumpukan sampah dari pedagang luar mengganggu kenyamanan.

“Kami yang kena dampak negatifnya,” ujarnya.

YLBHI MI Siap Fasilitasi Audiensi dengan Pemkab

Nanang Kunto Adi SH, Ketua YLBHI MI yang mendampingi para pedagang, mengatakan pihaknya akan segera meminta audiensi dengan Bupati Banyumas.

“Kami dengar keluhan ini dan akan teruskan secara tertulis. Nanti bersama Disperindag, Dishub, dan Satpol PP kami minta audiensi. Penyampaian aspirasi ini dilindungi undang-undang, pedagang tidak perlu takut,” pungkas Nanang.

Penulis : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Ketika Anak Jujur Harus Kalah oleh Bocoran Soal

Selanjutnya

Masuki Purna Tugas, 71 ASN Banyumas Terima SK Pensiun dari Bupati Sadewo

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Amicus Curiae dan Penahanan Aktivis: Saluran Publik di Tengah Kebebasan yang Menyempit

MENGGERUDUK DISKUSI

Jumat, 19 Juni 2026

Masuki Purna Tugas, 71 ASN Banyumas Terima SK Pensiun dari Bupati Sadewo

Masuki Purna Tugas, 71 ASN Banyumas Terima SK Pensiun dari Bupati Sadewo

Jumat, 19 Juni 2026

Pedagang Pasar Wage Purwokerto Demo Minta Kembali ke Jalan Vihara, Paguyuban dan Warga Tolak

Pedagang Pasar Wage Purwokerto Demo Minta Kembali ke Jalan Vihara, Paguyuban dan Warga Tolak

Jumat, 19 Juni 2026

Selanjutnya
Masuki Purna Tugas, 71 ASN Banyumas Terima SK Pensiun dari Bupati Sadewo

Masuki Purna Tugas, 71 ASN Banyumas Terima SK Pensiun dari Bupati Sadewo

Amicus Curiae dan Penahanan Aktivis: Saluran Publik di Tengah Kebebasan yang Menyempit

MENGGERUDUK DISKUSI

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com