INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Mengaku “Sultan Nusantara”, Seorang Pria Diduga Tipu Jamaah di Banyumas

Mengaku “Sultan Nusantara”, Seorang Pria Diduga Tipu Jamaah di Banyumas

Sejumlah korban dugaan penipuan berkedok ajaran keagamaan menandatangani surat kuasa kepada advokat H. Djoko Susanto SH untuk melaporkan kasus tersebut ke Polresta Banyumas, Sabtu (25/4/2026).

Sabtu, 25 April 2026

FOKUS UTAMA– Sejumlah warga Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan seorang pria yang mengaku sebagai “Sultan Nusantara Indonesia” ke Polresta Banyumas, Sabtu (25/4/2026). Selain dugaan penipuan, pria tersebut juga disebut menyebarkan ajaran keagamaan yang diduga menyimpang.

Laporan itu berawal dari pengaduan warga ke Klinik Hukum Peradi pada Sabtu siang. Pengaduan disampaikan kepada tim advokat yang dipimpin H. Djoko Susanto, S.H., setelah para korban mengaku mengalami kerugian materi usai mengikuti pengajian yang dipimpin terlapor.

Djoko Susanto menyebut, kliennya dijanjikan berbagai hal yang dinilai tidak masuk akal, mulai dari kekayaan, fasilitas, hingga pemberangkatan haji dan umrah. Padahal, antrean haji di Indonesia diketahui bisa mencapai puluhan tahun.

“Ini bukan sekadar penipuan, tetapi juga mengarah pada dugaan penodaan agama karena ajaran yang disampaikan sudah di luar koridor syariat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam ajaran tersebut terdapat sejumlah larangan yang dianggap janggal, seperti mengharamkan konsumsi belut, lele, ikan patin, hingga soto daging suwir. Selain itu, jamaah juga dilarang berobat ke rumah sakit, mengikuti program KB, serta bekerja di sektor tertentu seperti perbankan, keamanan, dan pemerintahan.

Djoko menilai pola ajaran tersebut berpotensi masuk kategori aliran sesat. Pihaknya pun meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama untuk turun tangan melakukan kajian serta penindakan.

Salah satu korban, Aditio, mengaku mulai mengikuti majelis tersebut sejak 13 September 2025. Ia awalnya tertarik karena sosok pemimpin kelompok dinilai santun dan memuliakan tamu. Namun, seiring waktu, ia merasa ajaran yang disampaikan semakin menyimpang.

“Bahkan ada doktrin yang membolehkan melawan orang tua jika orang tua dianggap murtad,” ungkapnya.

Aditio mengaku mengalami kerugian sekitar Rp51 juta. Uang tersebut disetorkan secara bertahap dengan berbagai dalih, seperti sedekah, royalti, hingga “pembersihan” karena hasil kebun sawitnya disebut tidak halal. Ia juga sempat tergiur janji pemberangkatan umrah bagi anak-anaknya.

Pihak kuasa hukum memastikan akan membawa kasus ini ke ranah hukum melalui laporan resmi ke Polresta Banyumas. Mereka juga menduga jumlah korban tidak hanya yang saat ini telah melapor.

“Yang hadir ini semuanya korban, dan diduga masih banyak korban lain,” tegas Djoko. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Dugaan Penipuan Calon Haji oleh PT Atlas, Kantor Kementrian Haji dan Umroh Banyumas Imbau Masyarakat Waspada

Selanjutnya

Masih Misterius, Pemancing asal Puring Jatuh di Tanjung Karang Penganten, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian hingga Sore

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Orang Tak Dikenal Tertemper KA Manahan, KAI Wanti-wanti Pasal Berat

Orang Tak Dikenal Tertemper KA Manahan, KAI Wanti-wanti Pasal Berat

Kamis, 11 Juni 2026

Muscab PKB Banyumas Bahas Empat Agenda Strategis, Soroti Isu Pendidikan hingga Regenerasi Kepemimpinan

Imam Ahfas Resmi Ditunjuk DPP PKB Pimpin Banyumas : Siapkan Konsolidasi Total hingga ke Ranting

Kamis, 11 Juni 2026

Polresta Banyumas Bekuk Satu Pelaku Pemerasan Remaja, Satu Buron

Polresta Banyumas Bekuk Satu Pelaku Pemerasan Remaja, Satu Buron

Rabu, 10 Juni 2026

Selanjutnya
Masih Misterius, Pemancing asal Puring Jatuh di Tanjung Karang Penganten, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian hingga Sore

Masih Misterius, Pemancing asal Puring Jatuh di Tanjung Karang Penganten, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian hingga Sore

Sinergi Apik FORKI dan Kejari Purwokerto, Atlet Karate Banyumas Raih Tiga Medali di Ajang Nasional

Sinergi Apik FORKI dan Kejari Purwokerto, Atlet Karate Banyumas Raih Tiga Medali di Ajang Nasional

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com