INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Korban Sementara 104 Orang, Kasus Kredit Bermasalah Bank Mandiri Taspen Purwokerto Tembus Rp22 M

Korban Sementara 104 Orang, Kasus Kredit Bermasalah Bank Mandiri Taspen Purwokerto Tembus Rp22 M
Selasa, 9 Juni 2026

FOKUS UTAMA – Dugaan praktik kredit bermasalah di Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Pembantu (KCP) Purwokerto terus bergulir. Per Selasa (9/6/2026) pukul 16.45 WIB, nilai kerugian dilaporkan melonjak tajam hingga menembus Rp22 miliar dengan jumlah korban mencapai 104 pensiunan, yang mayoritas adalah guru purna tugas.

Data tersebut bersumber dari Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto berdasadkan aduan masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan kredit untuk investasi bodong di Mandiri Taspen Purwokerto. Tak hanya kerugian materi, muncul aroma tak sedap terkait dugaan upaya sistematis untuk melemahkan posisi hukum para nasabah korban.

Sorotan tajam datang dari tokoh masyarakat Banyumas sekaligus Ketua MPO Pemuda Pancasila Banyumas, Joko Wiyono. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas itu mengaku prihatin mendalam menyaksikan dampak psikologis yang menimpa rekan-rekan sejawatnya.

“Bagi pensiunan, uang pensiun adalah urusan menyambung kehidupan. Karena itu, seharusnya ada langkah konstruktif dari pihak bank untuk segera memberikan kepastian dan solusi terbaik,” ujar Joko dengan tegas, Selasa (9/6/2026).

Korban Diduga Disodori Surat ‘Pelepas Hak’

Isu ini semakin liar setelah muncul laporan adanya oknum yang mendatangi para korban. Mereka diminta menandatangani surat pernyataan khusus yang dinilai menjebak. Isinya antara lain klausul untuk tidak menuntut pihak bank serta perintah mencabut kuasa dari advokat.

Joko Wiyono langsung mencium gelagat tidak sehat dan memperingatkan para pensiunan agar tidak gegabah.

“Kalau tidak menuntut, lalu siapa yang bertanggung jawab mengganti kerugian? Jangan sampai para pensiunan dijebak untuk melepaskan hak-haknya sendiri,” kata Joko.

Ia pun mengimbau korban agar bersikap kritis dan tidak asal menandatangani dokumen apa pun tanpa pendampingan hukum yang jelas.

Desakan kepada Otoritas Pengawas

Kasus yang awalnya dinilai sebagai persoalan individual ini kini bertransformasi menjadi isu publik yang masif. Joko mendesak otoritas pengawas sektor jasa keuangan serta aparat penegak hukum untuk tidak sekadar menerima laporan, tetapi segera melakukan investigasi mendalam.

“Jangan biarkan para pensiunan yang sudah tidak berdaya ini justru menjadi korban lagi dari upaya pelemahan hukum,” tegasnya.

Penulis : Alri Johan

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Heboh Kasus Mandiri Taspen Purwokerto, Muncul Pihak Minta Uang Rp10 Juta ke Korban, Advokat: Ini Pembunuhan Karakter!

Selanjutnya

Panitia Tak Terlibat Pemilihan Ketua, Ini Tugas Konfercab Muslimat NU Banyumas

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

256 Penggalang Baru SMPN 1 Baturraden Digembleng di Perkemahan Jumat Sabtu

256 Penggalang Baru SMPN 1 Baturraden Digembleng di Perkemahan Jumat Sabtu

Jumat, 14 Agustus 2026

Bupati Banyumas Sadewo Terima Lencana Melati di Hari Pramuka ke-65, Apresiasi Tertinggi untuk Pengabdian

Bupati Banyumas Sadewo Terima Lencana Melati di Hari Pramuka ke-65, Apresiasi Tertinggi untuk Pengabdian

Jumat, 14 Agustus 2026

Bela Adik Kena KDRT, Pemuda Cilongok Malah Dianiaya & Diancam Pisau oleh Ipar Sendiri

Bela Adik Kena KDRT, Pemuda Cilongok Malah Dianiaya & Diancam Pisau oleh Ipar Sendiri

Jumat, 14 Agustus 2026

Selanjutnya
Panitia Tak Terlibat Pemilihan Ketua, Ini Tugas Konfercab Muslimat NU Banyumas

Panitia Tak Terlibat Pemilihan Ketua, Ini Tugas Konfercab Muslimat NU Banyumas

Modus Cek Geng Motor, 2 Pria Gasak 8 HP Pelajar di Sokaraja, Polisi Buru Pelaku

Modus Cek Geng Motor, 2 Pria Gasak 8 HP Pelajar di Sokaraja, Polisi Buru Pelaku

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com