INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

HUT RI Banyumas, Penyandang Disabilitas Giliran Vaksin

Senin, 9 Agustus 2021

Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah mulai menyasar penyandang difabel untuk menerima vaksinasi Covid-19. Vaksinasi untuk penyandang disabilitas ini sekaligus sebagai rangkaian agenda peringatan HUT ke-76 RI di Kabupaten Banjarnegara.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Banjarnegara sekaligus Panitia Induk HUT ke-76 RI Kabupaten Banjarnegara, Andri Mukti Sasongko mengatakan kegiatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas ini dilaksanakan serentak di 10 Puskesmas dengan target 300 peserta vaksin.

“Kita berharap vaksinasi ini bisa melindungi para penyandang disabilitas agar memiliki ketahanan tubuh jika terpapar Covid-19,” ucap dia, dalam keterangannya, dikutip Minggu malam (8/8).

Andri menjelaskan, kegiatan vaksinasi seperti ini juga merupakan upaya pemerintah daerah dalam membantu pemerintah pusat memepercepat terwujudnya herd immunity (kekebalan kelompok) untuk mengendalikan penyebaran Covid 19.

Dia menambahkan, kegiatan vaksinasi Covid-19 masih akan dilaksanakan lagi dalam waktu dekat ini dengan sasaran berbeda. Antara lain ditujukan bagi pegawai kejaksaan, karyawan bank serta atlet dan pelatih di Kabupaten Banjarnegara.

Sementara, Kepala Puskesmas Banjarnegara 2 dr Ana Susanti menerangkan, sebelum proses penyuntikan vaksin ke para penyandang disabilitas, tim medis terlebih dahulu melakukan proses screening atau cek kondisi kesehatan seperti ketentuan vaksinasi pada umumnya.

Apabila tidak memenuhi kondisi kesehatan yang sesuai syarat maka tidak bisa dilakukan penyuntikan vaksin. Selanjutnya, usai divaksin peserta akan menjalani observasi setidaknya selama setengah jam untuk mengantisipasi jika terjadi efek vaksin.

“Tadi ada peserta vaksin saat dilakukan pengukuran tekanan darah ternyata didapatkan hasil tensi yang tinggi, dengan angka atas lebih dari 200. Maka kami tidak bisa memberikan suntikan vaksin karena dapat berisiko,” kata Ana.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

KPK Usut Kasus Korupsi dan Gratifikasi di Dinas PUPR Banjarnegara

Selanjutnya

Angka Kematian Bayi di Banyumas Meningkat, Sampai Agustus 117 Bayi Meninggal

TERBARU

PKB Banyumas Bidik 15 Kursi DPRD, Ida Fauziyah: Kuncinya Struktur yang Menyatu dengan Rakyat

Muscab PKB Banyumas Bahas Empat Agenda Strategis, Soroti Isu Pendidikan hingga Regenerasi Kepemimpinan

Sabtu, 18 April 2026

PKB Banyumas Bidik 15 Kursi DPRD, Ida Fauziyah: Kuncinya Struktur yang Menyatu dengan Rakyat

PKB Banyumas Bidik 15 Kursi DPRD, Ida Fauziyah: Kuncinya Struktur yang Menyatu dengan Rakyat

Sabtu, 18 April 2026

Kana Purwadi Raih Doktor Hukum dengan Gagasan Penyelesaian Sengketa BPJS-FTKL

Kana Purwadi Raih Doktor Hukum dengan Gagasan Penyelesaian Sengketa BPJS-FTKL

Sabtu, 18 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya

Angka Kematian Bayi di Banyumas Meningkat, Sampai Agustus 117 Bayi Meninggal

Pasar Peksi Bacingah Hanya Ramai di Akhir Pekan, Sebagian Memilih Tutup

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com