INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Harga Cabai Turun Drastis di Purbalingga

Selasa, 24 Agustus 2021

PURBALINGGA – Harga cabai di Kabupaten Purbalingga mengalami penurunan cukup drastis. Hal itu dikeluhkan sejumlah petani cabai. Saat ini harga cabai di tingkat petani sangat rendah, hanya berkisar Rp 6 ribu hingga 8 ribu per kilogram.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu petani cabai di Kecamatan Mrebet Mujib mengeluhkan, turunnya harga cabai tersebut.

“Harganya sangat rendah. Ini menyulitkan kami para petani,” keluhnya, Senin (23/8).

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinperindag Kabupaten Purbalingga Agung Windiarto mengakui, adanya penurunan harga cabai di pasaran.

“Berdasarkan pantauan harga yang kami lakukan di sejumlah pasar memang ada penurunan harga cabai,” tuturnya.

Dia tidak mengetahui alasan turunnya harga cabai. Kemungkinan karena saat ini masuk dalam tahap panen raya cabai di sejumlah daerah. Sehingga membuat harga cabai menurun.

Dijelaskan, berdasarkan pantauan harga cabai di Pasar Segamas harga cabai merah besar biasa/teropong Rp 10 ribu per kilogram. Padahal pada akhir Juli lalu harga cabai jenis ini mencapai Rp 13 ribu per kilogram.

“Itu data yang kami himpun hari ini (Selasa, red),” jelasnya.

Sedangkan harga cabai merah besar keriting turun Rp 4 ribu dibandingkan harga akhir Juli lalu. Saat ini harga cabai jenis ini hanya Rp 13 ribu per kilogram. Padahal akhir Juli lalu berada di harga Rp 17 ribu per kilogram.

Penurunan harga cabai paling tinggi terjadi pada rawit merah yang mencapai Rp 23 ribu. Saat ini harga cabai rawit merah hanya Rp 18 ribu per kilogram. Sebelumnya pada akhir Juli sempat menembus harga Rp 41 ribu per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada cabai rawit hijau. Saat ini harga cabai jenis ini hanya Rp 14 ribu. Sedangkan akhir Juli lalu dijual Rp 20 ribu per kilogram. (tya)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kerumunan Pedagang Tembakau di Patimuan Dibubarkan

Selanjutnya

Harga Cabai Rawit di Cilacap Anjlok Hingga Rp 11.000, Ini Penyebabnya

TERBARU

PKB Banyumas Bidik 15 Kursi DPRD, Ida Fauziyah: Kuncinya Struktur yang Menyatu dengan Rakyat

Muscab PKB Banyumas: Deretan Nama Calon Ketua DPC Mengemuka, Ini Usulan DPAC dan Hasil Pemetaan Partai

Minggu, 19 April 2026

UMP Jadi Episentrum Ukhuwah, Ribuan Warga Muhammadiyah Banyumas Hadiri Tabligh Akbar

UMP Jadi Episentrum Ukhuwah, Ribuan Warga Muhammadiyah Banyumas Hadiri Tabligh Akbar

Minggu, 19 April 2026

Akademisi hingga Mahasiswa Diajak Kirim Amicus Curiae untuk Tiga Pemuda Banyumas yang Terjerat Geger Agustus 2025

Akademisi hingga Mahasiswa Diajak Kirim Amicus Curiae untuk Tiga Pemuda Banyumas yang Terjerat Geger Agustus 2025

Minggu, 19 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya

Harga Cabai Rawit di Cilacap Anjlok Hingga Rp 11.000, Ini Penyebabnya

Masih PPKM Level 4, Pemkab Banyumas Cek Silang Data

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com