INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Harga Cabai Rawit di Cilacap Anjlok Hingga Rp 11.000, Ini Penyebabnya

Selasa, 24 Agustus 2021

Cilacap – Harga cabai rawit di Cilacap saat ini terpantau berkisar 11 ribu rupiah per kilogramnya. Harga ini merupakan terendah sejak Januari 2021. Diketahui, penurunan terjadi dalam tiga bulan terakhir, atau sejak pertengahan Mei 2021.

Kepala Bidang Stabilitas Harga, Pengembangan Ekspor dan Stabilitasi Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Cilacap Titi Suwarni menjelaskan, dari pemantauan yang dilakukan, diketahui harga cabai besar biasa, cabai besar kriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau saat ini di harga 11 ribu rupiah per kilogramnya.

“Harga cabai sama semua, baik besar maupun rawit. Harga rata-ratanya 11 ribu rupiah. Ini terendah sejak Januari,” katanya kepada serayunews.com, Selasa (24/8/2021).

Titi menuturkan, harga cabai rawit tertinggi yakni terjadi pada Januari dan Februari, yang mencapai 110 ribu rupiah per kilogramnya. Sedangkan harga cabai besar saat itu dikisaran angka 40 hingga 50 ribu rupiah per kilogramnya. Diketahui, penurunan secara perlahan terjadi setelah momen Lebaran usai.

“Setelah Lebaran berangsur turun, pada Juni misalnya harga cabai rawit sudah di harga 65 sampai 75 ribu rupiah. Kemudian bulan Juli sekitar 30 ribuan, namun cabai rawit merah masih 50 ribuan. Kemudian, terus turun sampai saat ini 11 ribu rupiah,” tuturnya.

Ia menyebutkan, ada beberapa faktor yang penyebabkan turunnya harga cabai secara signifikan ini. Antara lain karena kondisi alam yang mendukung, sehingga produksi atau hasil panennya bagus dan melimpah. Di sisi lain, cabai merupakan salah satu bahan kebutuhan pokok yang ketersediaannya terpengaruh dengan kondisi alam.

“Panennya berlimpah, jadi stoknya banyak. Distribusinya juga sangat lancar, terutama dari daerah Wonosobo dan sekitarnya. Jika pun ada selisih harga di setiap pasar, itu karena jarak distribusinya,” jelasnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Harga Cabai Turun Drastis di Purbalingga

Selanjutnya

Masih PPKM Level 4, Pemkab Banyumas Cek Silang Data

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Tim SAR Tutup Operasi Setelah Temukan Jasad Nelayan yang Terjatuh di Perairan Cilacap

Tim SAR Tutup Operasi Setelah Temukan Jasad Nelayan yang Terjatuh di Perairan Cilacap

Sabtu, 27 Juni 2026

Ribuan Massa Banyumas Kepung Pendopo, Dukung MBG dan Desak Korupsi BGN Ditindak

Ribuan Massa Banyumas Kepung Pendopo, Dukung MBG dan Desak Korupsi BGN Ditindak

Sabtu, 27 Juni 2026

Dandim Banyumas dan Ketua PN Purwokerto Dukung Penyelesaian Adil Kasus Bank Mantap Purwokerto

Dandim Banyumas dan Ketua PN Purwokerto Dukung Penyelesaian Adil Kasus Bank Mantap Purwokerto

Jumat, 26 Juni 2026

Selanjutnya

Masih PPKM Level 4, Pemkab Banyumas Cek Silang Data

KPK Panggil Kadin PUPR Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pemkab Banjarnegara

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com