BANYUMAS — Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadi pusat penguatan ukhuwah Islamiyah melalui kegiatan Tabligh Akbar dan Silaturahmi yang dirangkaikan dengan pelepasan jamaah haji KBIHU Muhammadiyah 1447 Hijriah.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) sore di Auditorium Ukhuwah Islamiyah, Kampus 1 UMP tersebut dihadiri ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Rektor UMP Jebul Suroso, Ketua PDM Banyumas Djohar, serta Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan universitas, dekan, sivitas akademika, hingga pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah se-Banyumas.
Rektor UMP, Jebul Suroso, menegaskan bahwa kampus yang dipimpinnya terus mendapat dukungan kuat dari Persyarikatan Muhammadiyah. Ia menyebut UMP berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara.
“Bertepatan dengan Milad ke-61, UMP akan terus meningkatkan layanan pendidikan, termasuk pengembangan kapasitas mahasiswa hingga 6.000 kursi reguler serta penguatan layanan pendidikan dari jenjang TK, SD hingga SMP,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDM Banyumas, Djohar, mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan program digitalisasi persyarikatan. Selain itu, Muhammadiyah Banyumas juga menggencarkan gerakan
“Jihad melawan ATS (Anak Tidak Sekolah)” melalui pendirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Dalam sambutannya, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menilai kegiatan tabligh akbar menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga iklim keberagamaan yang sejuk di daerah.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Banyumas juga menyerahkan bantuan satu unit mobil operasional kepada PDM Banyumas untuk mendukung aktivitas organisasi.
Selain itu, rangkaian acara turut diisi dengan penandatanganan dan serah kelola Gedung UMP President Tower di Kampus 2 UMP dari Kementerian Pekerjaan Umum, yang diwakili Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Prasarana Strategis, Usman Hermanto.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa dukungan pemerintah tersebut merupakan bagian dari program Asta Cita, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi. Fasilitas itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di UMP.
Tausiah dalam kegiatan ini disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya peran pejuang dan kader dalam menjaga keberlangsungan Muhammadiyah.
Menurutnya, kekuatan Muhammadiyah yang telah berusia lebih dari satu abad tidak terlepas dari eratnya jalinan silaturahmi antarwarga. Ia pun mengingatkan agar perpecahan dihindari dan solidaritas terus dijaga.
“Kita harus menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam setiap langkah organisasi,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum spiritual bagi jamaah haji KBIHU Muhammadiyah yang secara resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah. (Angga Saputra)







