INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

BUMDes Artha Lestari Ubah Lahan Perbukitan Jadi Sentra Melon Premium, Panen Raya Tembus 880 Pohon

BUMDes Artha Lestari Ubah Lahan Perbukitan Jadi Sentra Melon Premium, Panen Raya Tembus 880 Pohon

Greenhouse milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Artha Lestari di Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar. (Foto : istimewa)

Selasa, 21 Juli 2026

Hamparan tanaman melon memenuhi greenhouse milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Artha Lestari di Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Siapa sangka, kawasan perbukitan yang selama ini identik dengan pertanian konvensional kini mampu menghasilkan buah melon berkualitas premium.

Keberhasilan ini tak lepas dari peran Direktur BUMDes Artha Lestari, Guno Purtopo. Di bawah kepemimpinannya, BUMDes yang berdiri sejak 2014 terus mengembangkan berbagai unit usaha, mulai dari pengolahan tepung tapioka, pengelolaan air minum desa (PAMDes), budidaya pisang mas kirana, hingga budidaya melon dengan sistem hidroponik di dalam greenhouse.

Perawatan Intensif, Hasil Optimal

Untuk menghasilkan buah berkualitas, setiap tanaman melon menjalani perawatan intensif. Mulai dari proses polinasi, penyemprotan hama, pelilitan tanaman, pruning daun dan cabang, hingga seleksi buah.

Ketiga varietas yang dibudidayakan adalah Dalmatian, Melon Madu, dan Rock Melon. Ketiganya memiliki cita rasa manis dengan kandungan air tinggi yang menyegarkan saat dikonsumsi.

Menurut Pengelola BUMDes Artha Lestari, Hariwoto, program ini berawal dari upaya mengajak para petani beralih dari sistem tanam konvensional menuju budidaya modern menggunakan metode hidroponik di dalam greenhouse.

“Awalnya BUMDes Artha Lestari mengajak petani yang sebelumnya bertani secara konvensional untuk mencoba budidaya melon dengan sistem hidroponik di greenhouse. Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan, buahnya lebih besar dan kualitasnya juga lebih baik,” ujar Hariwoto.

Meski berada di kawasan perbukitan, kondisi iklim di Gumelar justru dinilai sangat mendukung pertumbuhan tanaman melon. Dari sekitar 880 pohon yang dibudidayakan, setiap pohon mampu menghasilkan buah dengan berat rata-rata dua kilogram.

“Ini menjadi bukti bahwa lahan perbukitan juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sentra hortikultura bernilai ekonomi tinggi,” tambahnya.

Panen Raya Diserbu Warga

Panen raya melon ini langsung menarik perhatian masyarakat, baik lokal maupun dari luar desa. Banyak warga sengaja datang untuk membeli buah langsung dari kebun sekaligus menikmati suasana greenhouse yang asri.

Selain lebih segar, harga yang ditawarkan pun lebih terjangkau dibandingkan di pasaran, yakni sekitar Rp25.000 per kilogram.

Salah satu pengunjung, Siti, mengaku rutin datang ke lokasi untuk berwisata sambil berbelanja.

“Rasanya manis, mantap sekali. Kami memang rutin jalan-jalan setiap minggu, lalu melihat kebun melon ini dan kebetulan sedang mulai panen, jadi kami mampir. Harganya sangat terjangkau, hanya sekitar Rp25.000 per kilogram. Dibandingkan di pasar, di sini lebih murah. Buahnya juga segar, manis, dan cocok sekali untuk dinikmati bersama keluarga,” tuturnya dengan antusias.

Inspirasi bagi Desa Lain

Keberhasilan BUMDes Artha Lestari membudidayakan melon di kawasan perbukitan diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dalam sektor pertanian.

Melalui penerapan teknologi budidaya modern, petani tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen, tetapi juga menghadirkan produk hortikultura berkualitas dengan nilai jual lebih tinggi. Pada akhirnya, inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Penulis : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Genap 1 Tahun, PESTOL Diapresiasi Tokoh Lintas Organisasi: Simbol Persaudaraan Banyumas yang Sejati

Selanjutnya

Polresta Banyumas Tahan Pria Cilongok Atas Kasus Pemerkosaan dan Perampasan

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Gedung Soetedja, Koperasi Desa MerahPutih, dan Ketakutan Kita pada Ruang yang Tidak Menghasilkan

PARA SERIGALA BELAJAR MENGEMBIK

Selasa, 21 Juli 2026

Bupati Sadewo Minta Kampanye “Ayah Wajib Hadir” Dievaluasi

Bupati Sadewo Minta Kampanye “Ayah Wajib Hadir” Dievaluasi

Selasa, 21 Juli 2026

Banyumas Mulai Uji Coba Insentif Pengelolaan Sampah Lewat Program SOLUSI

Banyumas Mulai Uji Coba Insentif Pengelolaan Sampah Lewat Program SOLUSI

Selasa, 21 Juli 2026

Selanjutnya
Polresta Banyumas Tahan Pria Cilongok Atas Kasus Pemerkosaan dan Perampasan

Polresta Banyumas Tahan Pria Cilongok Atas Kasus Pemerkosaan dan Perampasan

Penemuan Bayi Hidup di Gerobak Sate Gegerkan Warga Mersi

Penemuan Bayi Hidup di Gerobak Sate Gegerkan Warga Mersi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com