BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan komitmen membangun masyarakat sehat sekaligus berkarakter. Deklarasi ini diteken dalam Sarasehan Dewan Pimpinan MUI di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (24/7/2026).
Kolaborasi Lintas SektorAcara bertema “Komitmen Bersama Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Banyumas yang Lebih Sehat” dihadiri Bupati Sadewo Tri Lastiono, Sekda Agus Nur Hadie, Ketua MUI Taefur Arafat, serta tokoh agama, pemuda, dan ormas. Sekitar 200 peserta hadir.
Ketua Panitia Prof. Dr. Fauzi menekankan fokus pada pencegahan HIV/AIDS dan persoalan sosial lain. “Kolaborasi lintas sektor ini sejalan dengan visi Banyumas PAS: Produktif, Adil, Sejahtera,” ujarnya.
Puncak acara ditandai pembacaan deklarasi komitmen bersama. Bupati Sadewo menegaskan pentingnya peran keluarga dan generasi muda. Ia merencanakan forum lintas agama sebagai wadah pencegahan persoalan sosial dari akar rumput.
“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Peran keluarga, sekolah, dan tokoh agama sangat krusial,” tegasnya.
Sadewo juga mendorong kajian penerapan kembali mata pelajaran budi pekerti di SD. “Masyarakat sehat tidak cukup dengan aspek medis. Pendidikan karakter sejak usia dini adalah fondasi,” katanya.
Ketua MUI Taefur Arafat menegaskan komitmen edukasi dan pembinaan umat. Menurutnya, persoalan sosial harus dihadapi dengan pendekatan holistik: moral, edukasi, kesehatan fisik, mental, sosial, hingga spiritual.
Deklarasi ini diharapkan melahirkan langkah nyata memperkuat ketahanan sosial dan mempercepat terwujudnya visi Banyumas PAS.Kalau kamu ingin, saya bisa menyiapkan variasi headline yang lebih tajam untuk distribusi lintas platform, atau opsi caption foto dengan sentuhan human interest agar lebih engaging di media sosial.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








