BANYUMAS – Menjelang pelaksanaan Pemilu serentak, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyumas menggelar pertemuan strategis. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang memenuhi syarat tetap dapat menggunakan hak pilihnya, meski sedang menjalani masa tahanan di lingkungan dengan akses terbatas.
Kunjungan kerja rombongan Bawaslu Banyumas yang dipimpin oleh Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Suharso Agung Basuki, tersebut diterima langsung oleh Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto, beserta jajaran pejabat struktural di kantor setempat, Rabu (22/7/2026).
Dalam diskusi yang berlangsung intensif tersebut, kedua belah pihak menyoroti tantangan utama di lingkungan pemasyarakatan, yakni tingginya dinamika populasi penghuni. Arus keluar-masuk tahanan dan narapidana yang bebas setiap saat dinilai menjadi variabel krusial yang wajib dimonitor demi menjaga keakuratan data pemilih.
Karutan Banyumas, Anggi Febiakto, menegaskan komitmen institusinya untuk memfasilitasi pesta demokrasi di dalam Rutan. Menurutnya, keterbatasan ruang gerak fisik tidak menghilangkan hak konstitusional warga binaan di mata hukum.
“Kami di Rutan Banyumas berkomitmen penuh untuk menjamin hak konstitusional seluruh warga binaan. Meskipun ruang gerak mereka terbatas, hak pilih mereka tetap sama di mata hukum. Koordinasi berkelanjutan dengan Bawaslu ini sangat penting karena data penghuni Rutan sangat dinamis. Dengan sinergi ini, kita bisa meminimalisir kendala hak pilih maupun potensi pelanggaran di kemudian hari,” tegas Anggi.
Sementara itu, Suharso Agung Basuki selaku Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Banyumas menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pihak Rutan. Ia menilai pengawasan di lokasi khusus seperti rumah tahanan memerlukan pendekatan yang lebih personal dan terencana.
“Pengawasan di lokasi khusus seperti Rutan memerlukan pendekatan dan koordinasi intensif. Kunjungan ini adalah langkah proaktif kami untuk memastikan seluruh tahapan Pemilu di Rutan Banyumas berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi. Kami sangat mengapresiasi Rutan Banyumas yang sangat terbuka dan sigap dalam memfasilitasi pemenuhan hak pilih warga binaan,” ujar Suharso.
Sambangi Lahan Ketahanan Pangan
Usai pertemuan formal, rombongan Bawaslu diajak berkeliling menyaksikan secara langsung Area Ketahanan Pangan Rutan Banyumas. Dalam kesempatan tersebut, para pengawas pemilu tampak berinteraksi dengan warga binaan yang tengah menjalani aktivitas pembinaan kemandirian, mulai dari bercocok tanam hingga perawatan lahan.
Kunjungan lapangan ini diharapkan dapat menjadi simbol bahwa pembinaan di Rutan berjalan humanis, selaras dengan upaya mewujudkan Pemilu yang inklusif dan kondusif.
Sinergi antara Rutan Kelas IIB Banyumas dan Bawaslu Kabupaten Banyumas ini diharapkan terus terjalin erat demi terciptanya pesta demokrasi yang adil dan damai di seluruh lapisan masyarakat, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani masa pidana.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








