FOKUS UTAMA – Ketua Satria Gerindra Banyumas sekaligus Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Banyumas, Adhi Wiharto, menyampaikan ucapan selamat atas penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Sudaryono ditunjuk menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri dari jabatannya.
Adhi Wiharto menilai penunjukan Sudaryono merupakan langkah yang tepat karena selama ini yang bersangkutan terlibat sejak awal dalam penyusunan konsep hingga pembahasan teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Atas nama keluarga besar Satria Gerindra Banyumas, kami mengucapkan selamat kepada Bapak Sudaryono atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Kami meyakini beliau memiliki kapasitas, pengalaman, dan pemahaman yang kuat untuk melanjutkan serta memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia,” ujar Adhi Wiharto, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, kepemimpinan Sudaryono diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai program strategis BGN, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, menekan angka stunting, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Adhi juga berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin solid sehingga manfaat program dapat dirasakan hingga pelosok desa.
“Harapan kami, di bawah kepemimpinan Bapak Sudaryono, Badan Gizi Nasional semakin kuat dalam menjalankan tugasnya. Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal menyediakan makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S Deyang. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan keterlibatan Sudaryono sejak awal dalam perumusan konsep dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Sudaryono dijadwalkan dilantik pada Rabu (22/7/2026) agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional.
Profil Sudaryono
Dikutip dari laman sudaryono.id, Sudaryono merupakan putra seorang petani asal Dukuh Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Lahir di Grobogan pada 23 Januari 1985, Sudaryono dikenal sebagai murid berprestasi dengan nilai rapor yang konsisten di atas delapan. Kebiasaannya belajar selepas subuh membuatnya selalu mampu menjawab pertanyaan guru, meski sering duduk di bangku paling belakang.
Di luar kelas, ia membantu orang tuanya dengan memikul air dari sumur desa hingga mengangkut jerami untuk pakan ternak, menempa kedisiplinan dan tanggung jawab sejak usia dini.
Mengawali pendidikan di SD Negeri Tambirejo, Sudaryono kemudian melanjutkan sekolah di SMP Negeri 2 Toroh, salah sat sekolah favorit kala itu.
Sudaryono melanjutkan pendidikan ke SMA Taruna Nusantara melalui jalur beasiswa. Ia menjadi salah satu wakil Kabupaten Grobogan yang lolos setelah melewati seleksi ketat.
Berkat prestasinya, Sudaryono kemudian meraih beasiswa ke National Defense Academy of Japan. Pada periode 2004–2009, ia menempuh pendidikan di akademi bergengsi tersebut dan menjadi satu dari dua lulusan SMA Taruna Nusantara yang berhasil lolos.
Sekembalinya dari Jepang, Sudaryono melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Swiss German University. Ia kemudian meraih gelar doktor di IPB University.
Langkah profesional Sudaryono bermula di Nusantara Energy sebagai Corporate Secretary pada 2014. Konsistensi kariernya membawanya dipercaya menduduki kursi CEO Garuda TV pada 2018.
Kemudian, sejak 2021, ia memimpin Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan menjadi Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera).
Melalui APPSI dan Papera, Sudaryono menghadirkan akses permodalan bagi pedagang yang terjerat rentenir., lewat program Warung Juang yang diinisiasi pada 2022.
Penulis : Angga Saputra








