INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Viral Anak Dirantai oleh Orang Tua Kandung di Purbalingga, Ini Penjelasan Kapolres

Selasa, 16 Maret 2021
Catur Edi Purwanto | Ahmad Antoni | Senin, 15 Maret 2021 | 15:29:00 WIB

Beredar video viral di media sosial seorang anak yang ditemukan warga dalam kondisi disekap dan dirantai oleh orang tua kandungnya di dapur rumah. Peristiwa itu terjadi di Desa Kalimanah Kulon, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Ani Sugiharto mengatakan, pihaknya perlu meluruskan terkait beredarnya video viral di media sosial tentang anak yang dirantai orang tuanya.

“Sekitar dua hari yang lalu beredar video tersebut, kita melalui Unit PPA Satreskrim sudah melakukan pengecekan di lapangan dan pemeriksaan,” kata Kapolres.

Hasil pemeriksaan memang ditemukan seorang anak berinisial MNA (7) di Desa Kalimanah Kulon, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten PurbaIingga dalam keadaan dirantai dalam rumahnya. Hal ini menjadi viral dan mungkin akan menjadi suatu stigma negatif dari masyarakat.

“Perlu kami jelaskan bahwa terkait hal tersebut sudah dilakukan pemeriksaan. Ini merupakan tindakan yang tidak dibenarkan yaitu mengikat anak dengan rantai saat ditinggal pergi,” katanya.

Menurutnya, ada suatu cerita menarik yaitu keluarga ini kondisi ekonominya lemah dan harus mencari nafkah dengan berjualan di pasar. Orang tuanya berpikir dengan cara dirantai maka akan membuat tenang meninggalkan anaknya di rumah sendirian.

“Kejadian tersebut terjadi tiga kali dalam waktu yang berbeda dan tidak dilakukan selama 1×24 jam atau lebih secara terus menerus. Itu dilakukan pada waktu tertentu saat ditinggal orang tuanya bekerja di pasar,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan juga tidak dilakukan tindakan kekerasan terhadap anak tersebut saat dirantai. Di lokasi tersebut juga disediakan makanan maupun minuman untuk anak tersebut saat ditinggal. Ini yang perlu diluruskan sehingga tidak menimbulkan stigma negatif.

“Karena akibat viralnya video tersebut keluarga ini ditolak tinggal di lingkungan dan harus pindah dari rumahnya yang sekarang,” kata Kapolres.

Terkait itu, hari ini pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Agar bisa disampaikan kepada masyarakat di lingkungan untuk tidak mengambil tindakan yang dapat merugikan. Selain itu, bisa menerima kembali keluarga tersebut tinggal di rumahnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat luas jika menemukan atau mengambil video jangan langsung diunggah di media sosial. Karena harus tahu kronologisnya sehingga tidak menimbulkan stigma sosial yang dapat merugikan orang lain.

“Dengan kejadian ini kita harus bisa berpikir positif dan bijak menyikapi sesuatu hal yang terjadi,” katanya. Terkait orang tua anak tersebut saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan kemungkinan akan dilakukan langkah pembinaan.

“Karena memang tidak ditemukan tindakan kekerasan terhadap anak tersebut. Hanya saja langkah yang salah dilakukan dan itu yang harus diperbaiki,” ujarnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pengantin Baru di Kebumen Diwajibkan Tanam Bibit Pohon Minimal 2 Batang

Selanjutnya

Tarif PPh final jasa konstruksi bakal turun, ini rinciannya

TERBARU

Keluarga Terdakwa Titipkan Rp140 Juta ke PN Purwokerto, Hakim Tegaskan: Jangan Serahkan ke Saya!

Keluarga Terdakwa Titipkan Rp140 Juta ke PN Purwokerto, Hakim Tegaskan: Jangan Serahkan ke Saya!

Selasa, 21 April 2026

Rayakan Hari Kartini, Pedagang Zona Kuliner Purwasera Purwokerto Kompak Kenakan Busana Tradisional

Rayakan Hari Kartini, Pedagang Zona Kuliner Purwasera Purwokerto Kompak Kenakan Busana Tradisional

Selasa, 21 April 2026

Target 2026, Bupati Sadewo Luncurkan Program Bangun dan Rehab Lebih dari 1.000 Rumah Tak Layak Huni di Banyumas

Target 2026, Bupati Sadewo Luncurkan Program Bangun dan Rehab Lebih dari 1.000 Rumah Tak Layak Huni di Banyumas

Selasa, 21 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya

Tarif PPh final jasa konstruksi bakal turun, ini rinciannya

Bantai Demonstran dengan Peluru, AS: Militer Myanmar Tak Bermoral

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com