INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tembus Jutaan Per Bulan! Intip Rahasia Bisnis Aplikasi Premium Mahasiswi Unsoed

Tembus Jutaan Per Bulan! Intip Rahasia Bisnis Aplikasi Premium Mahasiswi Unsoed

Gadget dan layar ponsel menjadi "kantor" utama Azizah, mahasiswi Unsoed yang meraup jutaan rupiah per bulan dari bisnis aplikasi premium seperti Netflix, Canva, dan Capcut. Dari balik layar smartphone-nya, ia mengelola pelanggan, promo, hingga distribusi akun premium—semua dilakukan di sela-sela jadwal kuliah. (Dok. Finisa)

Jumat, 1 Mei 2026

Siapa sangka, modal jempol dan kuota internet bisa menghasilkan jutaan rupiah di sela waktu kuliah? Hal ini dibuktikan oleh Azizah Juwita, mahasiswi Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Ia sukses mengelola bisnis aplikasi premium yang mendatangkan keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya. Bermodal tekad kuat, Azizah berhasil membuktikan bahwa mahasiswa pun bisa mandiri secara finansial tanpa mengandalkan orang tua sepenuhnya.

Motivasi Finansial di Usia Muda

Bagi Azizah, dorongan utama memulai bisnis ini adalah keinginan untuk mandiri secara finansial.

“Yang paling utama ingin dapat uang dari hasil bisnis sendiri dan bisa menabung untuk beli keperluan lainnya,” ungkapnya.

Ia mengaku enggan membebani orang tua setiap kali menginginkan sesuatu. Alih-alih meminta terus, ia memilih memutar otak dan memulai bisnis sejak dini.

Berawal dari Tanggung Jawab Organisasi

Perjalanan bisnis Azizah justru bermula dari tanggung jawabnya di organisasi kampus. Saat menjabat sebagai koordinator Usaha Dana (Usda), ia harus mencari cara efektif untuk memenuhi target dana kepanitiaan.

Melihat peluang besar di kalangan mahasiswa, ia akhirnya memutuskan menjual aplikasi premium yang sebelumnya sudah mulai ia tekuni. Strategi ini terbukti jitu.

Aplikasi seperti Netflix, Canva, hingga Capcut kini menjadi kebutuhan utama bagi gaya hidup dan penyelesaian tugas mahasiswa.

Fleksibel, Tak Ganggu Kuliah

Hebatnya, bisnis digital ini tidak mengganggu aktivitas akademik Azizah yang cukup padat. Ia merasa sistem jualan ini sangat fleksibel karena tidak mengharuskannya memantau ponsel setiap saat.

“Bisnis ini fleksibel banget, jadi jarang bentrok dengan jadwal kuliah,” tambahnya.

Tugas-tugas kuliah tetap bisa terselesaikan dengan baik meski pesanan terus mengalir di waktu senggang.

Rintangan dan Strategi Bangkit

Namun, jalan menuju sukses tidak selalu mulus. Azizah sempat mengalami rintangan pahit saat tertipu dalam bisnis akun Netflix hingga mengalami kerugian.

Bukannya menyerah, ia justru menguatkan mental dan bangkit dengan strategi promosi yang lebih gencar.

“Bangkitnya, mental harus kuat dan jangan gampang menyerah,” tegasnya.

Ia bahkan berani banting harga dan memberikan promosi besar-besaran selama satu hingga dua bulan untuk menarik kembali pelanggan. Strategi “untung sedikit tapi banyak yang beli” ini membuahkan hasil. Ia pernah menjual lima profil Netflix hanya dalam satu hari.

Cerdas Kelola Cuan

Sebagai mahasiswi Pendidikan Ekonomi, Azizah sangat cerdas dalam mengelola pendapatan bisnisnya. Ia memegang prinsip bahwa pendapatan bisnis tidak boleh habis begitu saja untuk hal konsumtif.

Jika sebelumnya ia memutar keuntungan untuk modal bisnis makanan, kini Azizah memilih langkah lebih jauh ke depan dengan mengalokasikan hasil jualannya untuk investasi saham.

Pelayanan profesional juga tetap menjadi prioritasnya, termasuk saat menghadapi pelanggan yang tidak sabaran.

“Aku minta maaf dan jelaskan kalau prosesnya memang butuh waktu,” ujarnya saat mengenang momen dikira menipu karena terlambat membalas pesan.

Pesan untuk Mahasiswa yang Ingin Memulai

Bagi rekan mahasiswa yang ingin mengikuti jejaknya, Azizah menekankan pentingnya persiapan matang dan konsistensi. Langkah awal paling krusial adalah menemukan pemasok atau supplier tepercaya dan memahami target pasar dengan baik.

“Cari supplier-nya dulu, lalu tekuni dan promosikan secara konsisten,” pungkasnya.

Bagi Azizah, konsistensi dan mental kuat adalah kunci utama agar bisnis terus berkembang—dan impian untuk bisa mandiri secara finansial saat duduk di bangku kuliah bisa tercapai. (Finisa Sevinata Pamungkas)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Salin Aslimas, Inovasi Pemkab Banyumas Lindungi Pekerja Rentan di Hari Buruh

TERBARU

Tembus Jutaan Per Bulan! Intip Rahasia Bisnis Aplikasi Premium Mahasiswi Unsoed

Tembus Jutaan Per Bulan! Intip Rahasia Bisnis Aplikasi Premium Mahasiswi Unsoed

Jumat, 1 Mei 2026

Salin Aslimas, Inovasi Pemkab Banyumas Lindungi Pekerja Rentan di Hari Buruh

Salin Aslimas, Inovasi Pemkab Banyumas Lindungi Pekerja Rentan di Hari Buruh

Jumat, 1 Mei 2026

MERANCANG UNDANG-UNDANG PEREKONOMIAN NASIONAL

Negara Bicara Angka, Pengangguran Bicara Realita

Jumat, 1 Mei 2026

POPULER BULAN INI

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Rabu, 22 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com