INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tanpa Proses Hukum, Kasus Dugaan Pemerasan di Banyumas Tuntas Secara Damai

Tanpa Proses Hukum, Kasus Dugaan Pemerasan di Banyumas Tuntas Secara Damai

Kedua belah pihak dengan didampingi Ketua Peradi SAI Purwokerto H Djoko Susanto SH sepakat menyelesaikan kasus dugaan pemerasan secara damai, tanpa melanjutkan ke proses hukum. (istimewa)

Jumat, 29 Agustus 2025

HUKUM – Kasus dugaan pemerasan terhadap warga Sumbang, Kabupaten Banyumas berakhir dengan penyelesaian secara kekeluargaan.

Terlapor, RBM (29), telah mengembalikan uang sebesar Rp25 juta kepada pelapor, Dewi Sri Ningrum (27). Proses pengembalian dilakukan secara langsung dan disaksikan oleh H. Djoko Susanto, SH, di Klinik Hukum Peradi SAI, Purwokerto, pada Jumat, 29 Agustus 2025. Penyerahan uang tersebut disertai dengan tanda terima resmi.

Kedua pihak kemudian menandatangani surat kesepakatan bersama yang menyatakan bahwa perkara diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Dalam dokumen tersebut, Dewi menyatakan mencabut seluruh laporan dan pengaduan yang sebelumnya diajukan ke Polresta Banyumas.

“Saya tidak akan menuntut secara hukum, baik sekarang maupun di kemudian hari, setelah uang Rp25 juta dikembalikan,” ujar Dewi saat menerima uang, dan menandatangani surat pernyataan.

Sebagai bagian dari kesepakatan, kedua belah pihak berkomitmen untuk menjaga nama baik masing-masing, tidak saling menghujat, serta tidak mengungkit kembali persoalan ini di kemudian hari melalui media sosial, media cetak, maupun elektronik.

Kesepakatan damai tersebut dinyatakan dibuat tanpa adanya paksaan, dan dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani.

“Dengan demikian, kasus yang sempat dilaporkan ke Polresta Banyumas dinyatakan selesai dan tidak berlanjut ke proses hukum,” ujar H. Djoko Susanto, SH.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Aksi Kamisan Purwokerto: Seribu Lilin untuk Mengenang Alfan Kurniawan

Selanjutnya

RUU EKOPOL NASIONAL: Menggugat Makna Kemerdekaan Ekonomi di Usia 80 Tahun Indonesia Merdeka

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Ekonom Yudhie Haryono Sebut Kasus Bank Mandiri Taspen Purwokerto Tamparan bagi Sistem Pengawasan

White Collar Crime di Perbankan Banyumas: Pengamat Nilai Ini Tamparan Keras untuk Presiden Prabowo

Sabtu, 6 Juni 2026

Peradi SAI Purwokerto Minta Investigasi Tuntas Kematian Siswi SMK di UT Purwokerto

Hampir Rp17 M, Kerugian Korban Investasi Bodong Bank Mantap Purwokerto Membludak, Kuasa Hukum Beber Fakta Pengaduan ke OJK

Sabtu, 6 Juni 2026

Pria Tenggelam di Sungai Jeruklegi Ditemukan Meninggal Dunia

Pria Tenggelam di Sungai Jeruklegi Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 6 Juni 2026

Selanjutnya
RUU EKOPOL NASIONAL: Menggugat Makna Kemerdekaan Ekonomi di Usia 80 Tahun Indonesia Merdeka

RUU EKOPOL NASIONAL: Menggugat Makna Kemerdekaan Ekonomi di Usia 80 Tahun Indonesia Merdeka

Aktivis 98 Purwokerto Kecam Brutalitas Aparat dan Kenaikan Pajak yang Dinilai Mencekik Rakyat

Aktivis 98 Purwokerto Kecam Brutalitas Aparat dan Kenaikan Pajak yang Dinilai Mencekik Rakyat

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com