PURWOKERTO – Sejumlah penonton yang selamat dari insiden ambruknya tribun VIP di Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest GOR Satria Purwokerto menceritakan detik-detik mencekam sebelum konstruksi besi itu runtuh, Minggu (26/7/2026).
Para saksi mata mengungkapkan bahwa tribun sempat bergoyang beberapa kali sebelum akhirnya ambruk dan menimpa puluhan penonton yang memenuhi area tersebut.
Salah satu penonton, Agus, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat kejadian, ia berada di deretan paling atas dari total delapan baris (row) tribun VIP.
“Yang ambruk empat row, dari row 1 sampai row 4,” kata Agus di lokasi kejadian.
Agus menceritakan, sebelum ambruk kondisi tribun yang terbuat dari kerangka besi itu sudah terasa tidak stabil.
“Saat pembukaan oleh bupati, kan menyanyikan Indonesia Raya, semua penonton berdiri, itu saja sudah terasa agak goyang-goyang,” ujar Agus.
Berebut Merchandise Picu Guncangan
Tak lama setelah acara pembukaan selesai, suasana semakin ramai ketika panitia membagikan merchandise dengan cara melempar dari atas mobil.
“Pas bagi-bagi merchandise itu kan dilempar-lempar dari mobil, mulai dari situ penonton di tribun berebut, ada yang turun ke bawah, kemudian panggung jadi makin goyang,” kata Agus.
Pada saat itulah tribun yang menghadap ke arah barat tiba-tiba miring ke selatan.
“Tribun geser ke selatan, langsung ambruk. Penonton yang di bawah (row keempat) jatuh duluan, terus yang atas juga jatuh,” ujar Agus.
Menurut Agus, saat kejadian kondisi tribun VIP dalam keadaan penuh sesak oleh penonton.
“Tribun full penonton, tapi saya enggak bisa memastikan berapa yang jatuh. Kondisi penonton tertumpuk-tumpuk,” katanya.
Agus bersyukur hanya mengalami luka ringan pada giginya akibat insiden tersebut.
Penonton lainnya, Falah, asal Purbalingga, mengalami cedera pada kakinya. “Kaki sebelah kiri yang sakit, mungkin ketindih orang,” kata Falah sembari dibawa ke mobil ambulans.
Sebuah tribun penonton di Sirkuit GOR Satria Purwokerto ambruk pada Minggu pagi (26/7/2026), menimbulkan kepanikan dan melukai puluhan orang. Insiden terjadi beberapa jam sebelum laga persahabatan Derby Ngapak antara Persibas Banyumas dan PSCS Cilacap dijadwalkan berlangsung di kompleks yang sama.
Peristiwa dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat tribun mulai dipadati pengunjung yang menyaksikan Speed Fest Round 2 dan Kejuaraan Nasional Drift Round 3. Konstruksi tribun bagian tengah tiba-tiba roboh ke bawah, menimpa penonton yang berada di area sekitar.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 58 korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Purwokerto dengan rincian:
Rumah Sakit Jumlah Korban
RS DKT (Wijaya Kusuma) 15 orang
RS Elisabet 10 orang
RSOP 24 orang
RS Geriyatri 8 orang
RSUD Banyumas 1 orang
Sebagian korban dilaporkan mengalami patah tulang akibat terjatuh dari tribun yang ambruk.
Area tribun yang ambruk kini telah dipasang garis polisi. Sejumlah personel kepolisian dan TNI tampak berjaga di lokasi untuk mengamankan area dan proses penyelidikan.
Penulis : Angga Saputra






