INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Rombongan Peziarah Kutasari Purbalingga Sempat Tolak Rapid Antigen, Ternyata Ada yang Reaktif

Senin, 14 Juni 2021

Purbalingga – Puluhan peziarah dipaksa melakukan rapid antigen oleh petugas. Rombongan asal Kutasari Purbalingga itu baru saja pulang, ziarah ke luar daerah. Meski sempat menolak, namun akhirnya seluruh peziarah menjalani rapid antigen. Hasilnya, diketahui ada peziarah yang reaktif.

Kabag Ops Polres PurbaIingga Kompol Pujiono menyampaikan, peserta rombongan berjumlah 73 orang. Mereka berangkat ziarah sejak Kamis (10/6/2021). Rombongan telah melakukan parade ziarah dengan rute Jawa Barat hingga ke Jawa Timur.

Kompol Pujiono menjelaskan, bahwa hasil pemeriksaan dari seluruh jamaah. Ditemukan satu orang yang hasil rapid antigen dinyatakan reaktif. Petugas langsung membawa satu jamaah tersebut untuk melakukan tes PCR di rumah sakit.

“Kami juga mendapat informasi jika ada satu jamaah yang sudah turun di jalan, langsung kami tracing dan ketemu, alhamdulillah setelah tes hasilnya nonreaktif,” kata Pujiono, Senin (14/06/2021).

Awalnya, lanjut Kompol Pujiono, awalnya mendapatkan informasi terkait kepulangan rombongan peziarah itu. Khawatir dengan kemungkinan terburuk, petugas langsung mengejar dan menghadang bus tersebut di garasi PO Bus Mega Holiday, Kecamatan Kalimanah.

“Rombongan diarahkan berhenti di Puskesmas Kutasari untuk dilakukan rapid antigen, sempat menolak mengikuti arahan tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kecamatan Kutasari,” katanya.

Peserta rombongan yang berjumlah 73 orang akhirnya menjalani pemeriksaan rapid antigen. Apa yang dilakukan oleh gugus tugas penanganan Covid-19 di Purbalingga adalah upaya preventif. Pihaknya tidak melarang kegiatan masyarakat. Namun karena masih dalam masa pandemi, diharapkan masyarakat dapat patuh aturan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Masyarakat juga harus mengindahkan ketentuan pemerintah yang mewajibkan hasil rapid antigen kepada para pendatang dari luar kota,” pungkasnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Duh, Petugas Lapas Purwokerto Ditangkap di Cilacap, Simpan Sabu 20,93 Gram

Selanjutnya

Catatan Bulan Bung Karno (VI)

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

DJPPR Gandeng Unwiku dan OJK Purwokerto, Ajak Mahasiswa Melek Investasi Lewat ORI030

DJPPR Gandeng Unwiku dan OJK Purwokerto, Ajak Mahasiswa Melek Investasi Lewat ORI030

Jumat, 10 Juli 2026

KARTINI, PEREMPUAN YANG MENGAJARKAN BANGSANYA BERMIMPI

KARTINI, PEREMPUAN YANG MENGAJARKAN BANGSANYA BERMIMPI

Jumat, 10 Juli 2026

Tak Cuma Oknum, Akademisi UIN ZAIZU Sebut Bank Mantap Harus Bertanggung Jawab atas Kasus Investasi Bodong

Memutus Lingkaran Setan Ibnu Khaldun: Zakat sebagai Jalan Keadilan di Tengah Pajak yang Menciderai Rasa Keadilan

Jumat, 10 Juli 2026

Selanjutnya

Catatan Bulan Bung Karno (VI)

Parkir

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com