INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Gembira di Rumput, Untung di Kantong, Omzet Pedagang Alun-Alun Purwokerto Naik Usai Area Dibuka

Gembira di Rumput, Untung di Kantong, Omzet Pedagang Alun-Alun Purwokerto Naik Usai Area Dibuka

Bird eye view Alun-Alun Purwokerto pasca pembukaan area rumput. Warga tampak tersebar di hamparan hijau, duduk tanpa tikar sesuai aturan yang berlaku. Pedagang terlihat masih berada di area pinggir keramik. Kebijakan ini disambut positif karena memberikan ruang lebih luas bagi pengunjung. (Foto: Hanantyo Bhagawat Adiya)

Senin, 20 April 2026

PURWOKERTO –  Setelah tujuh tahun tertutup, area rumput Alun-alun Purwokerto kini kembali boleh diduduki warga. Kebijakan yang mulai berlaku Sabtu (18/4/2026) ini disambut antusias oleh pengunjung dan berdampak positif bagi omzet pedagang sekitar.

Salah satu pengunjung, Nanda, mengaku senang karena kini memiliki ruang lebih luas untuk bersantai. Selama ini warga hanya bisa duduk di area pinggir keramik yang kerap penuh, terutama akhir pekan.

“Sekarang lebih enak, nggak harus berdesakan di pinggir. Bisa duduk santai di rumput juga,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Meski ada aturan larangan membawa tikar, Nanda menilai kebijakan itu wajar dan justru membantu menjaga rumput.

“Kalau semua orang bawa tikar, pasti cepat rusak. Selama masih bisa duduk langsung, menurutku nggak masalah,” tambahnya.

Namun ia berharap pemerintah menambah tempat sampah agar kebersihan tetap terjaga seiring meningkatnya jumlah pengunjung.

Pedagang Mulai Rasakan Lonjakan Pembeli

Dampak positif juga dirasakan para pedagang di sekitar alun-alun. Sarno, penjual es jeruk, mengaku omzetnya meningkat drastis sejak area rumput dibuka.

“Ya lebih ramai, dibanding kemarin-kemarin. Soalnya orang pada duduk, terus beli minum,” ujarnya.

Menurutnya, pengunjung yang bisa duduk santai cenderung lebih lama berada di lokasi, terutama pada sore hingga malam hari.

“Dampak terasa, sekarang lebih banyak yang beli. Apalagi sore sama malam,” tambahnya.

Ia berharap kondisi ini terus berlanjut. “Ya semoga tetap kayak gini agar ramai terus,” katanya.

Aturan Tetap Berlaku: Boleh Duduk, Dilarang Pakai Tikar

Pemerintah Kabupaten Banyumas membuka area rumput sebagai respons atas aspirasi warga yang ingin ruang publik lebih luas. Namun, sejumlah aturan tetap diberlakukan:

· Dilarang membawa atau menggelar tikar di area rumput
· Pedagang tidak boleh masuk ke area dalam alun-alun
· Pengunjung wajib menjaga kebersihan dan tidak merusak rumput

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, menyatakan bahwa aturan ini untuk menjaga kualitas ruang terbuka hijau. Pemerintah juga sudah berembug dengan pedagang, dan mereka setuju tidak berjualan di area rumput.

“Justru dengan dibukanya akses bagi warga, omzet pedagang di area luar akan meningkat karena volume pengunjung bertambah,” kata Sugiri optimistis.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil bedasarkan aspirasi masyarakat yang ingin menikmati alun-alun sebagai ruang publik yang nyaman.

“Ini juga karena aspirasi masyarakat. Mulai Sabtu kemarin, area rumput Alun-alun sudah bisa diakses,” ujar Sadewo, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, selama ini area berlantai keramik sangat terbatas. Pengunjung kerap kebingungan mencari tempat duduk. Dengan dibukanya area rumput, ruang untuk bersantai menjadi lebih lega.

“Tapi ada tapinya. Harus mau bersama-sama menjaga keasrian dan kebersihan. Baik pengunjung maupun pedagang,” tegasnya. (Hanantyo Bhagawat Adiya)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

49,22 Gram Sabu Diamankan di Rumah Karangklesem, Pengedar Asal Malang Diringkus Polresta Banyumas

Selanjutnya

Lapas Purwokerto Deklarasikan Zero Narkoba dan HP Ilegal, Libatkan TNI-Polri hingga BNN

TERBARU

Pembinaan di Lapas Purwokerto Dievaluasi, Petugas Diminta Tingkatkan Integritas

Pembinaan di Lapas Purwokerto Dievaluasi, Petugas Diminta Tingkatkan Integritas

Senin, 20 April 2026

Lapas Purwokerto Deklarasikan Zero Narkoba dan HP Ilegal, Libatkan TNI-Polri hingga BNN

Lapas Purwokerto Deklarasikan Zero Narkoba dan HP Ilegal, Libatkan TNI-Polri hingga BNN

Senin, 20 April 2026

Gembira di Rumput, Untung di Kantong, Omzet Pedagang Alun-Alun Purwokerto Naik Usai Area Dibuka

Gembira di Rumput, Untung di Kantong, Omzet Pedagang Alun-Alun Purwokerto Naik Usai Area Dibuka

Senin, 20 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya
Lapas Purwokerto Deklarasikan Zero Narkoba dan HP Ilegal, Libatkan TNI-Polri hingga BNN

Lapas Purwokerto Deklarasikan Zero Narkoba dan HP Ilegal, Libatkan TNI-Polri hingga BNN

Pembinaan di Lapas Purwokerto Dievaluasi, Petugas Diminta Tingkatkan Integritas

Pembinaan di Lapas Purwokerto Dievaluasi, Petugas Diminta Tingkatkan Integritas

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com