BANYUMAS RAYA– Pencarian terhadap seorang lansia bernama Naruh (78) warga Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, masih berlangsung hingga hari keempat, Kamis (2/7/26). Namun hingga sore tadi, tim gabungan SAR belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban yang diduga hilang di kawasan hutan belakang rumahnya.
Komandan Tim Rescue BASARNAS, Syaeful Anwar, mengatakan bahwa pada hari keempat ini, pencarian diperluas dan dibagi menjadi dua Satuan Rescue (SRU). “Kami memperlebar radius pencarian berdasarkan informasi dari keluarga dan warga sekitar. SRU 1 menyisir dari titik lokasi kejadian (LKP) ke arah selatan sejauh 4 kilometer. Sedangkan SRU 2 bergerak ke arah timur dengan radius 6 kilometer,” jelasnya.
Kronologi kejadian bermula pada Minggu (28/6/26) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui keluar rumah tanpa berpamitan. Keluarga menduga ia menuju ke kebun belakang, mengingat kebiasaan Naruh yang kerap membuang sampah di sungai dekat rumah. Warga dan relawan Destana Wanatirta sempat melakukan pencarian mandiri, namun tidak membuahkan hasil. Laporan akhirnya diteruskan ke BPBD Brebes dan Unit Siaga SAR Brebes untuk mendapat bantuan profesional.
Hingga hari keempat, hasil penyisiran masih nihil. Tidak ditemukan jejak ataupun barang milik korban di lokasi pencarian. Tim pun memutuskan untuk melanjutkan operasi pada hari kelima.
Syaeful mengakui medan pencarian menjadi kendala utama. “Vegetasi hutan sangat rapat, terdapat tebing-tebing curam, dan cuaca selalu hujan menjelang sore. Hal ini membuat jarak pandang terbatas dan memperlambat pergerakan tim,” ujarnya.
Meski kondisi lapangan berat, tim SAR berharap agar Naruh segera ditemukan dalam keadaan selamat. “Kami tetap optimis dan akan terus berupaya maksimal,” tutup Syaeful.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra






