INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Larangan Mudik 2021 Tak Diindahkan, 11 Warga Desa Tumanggal, Purbalingga di Rapid Tes Antigen Lalu Dikarantina

Jumat, 30 April 2021

Purbalingga – Kebijakan larangan mudik 2021 ternyata tidak diindahkan oleh masyarakat. Masih ada warga yang nekat pulang kampung.

Sebanyak 11 orang warga Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga nekat mudik ke kampung halaman.

Akibatnya, para pemudik ini harus melakukan rapid antigen yang dilakukan oleh Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Pengadegan. Pengecekan kesehatan ini dilakukan di balai Desa Tumanggal, pada Kamis, 29 April 2021.

Pemudik ini diketahui dari beberapa lota, diantaranya 5 orang dari Bogor, 3 orang dari Jakarta dan 3 orang mudik dari Palembang, Solo dan Bekasi.

Kapolsek Pengadegan AKP Susilo mengatakan setelah dilakukan pemantauan ada warga yang baru pulang dari rantau, langsung dilakukan pengecekan kesehatan.

“Kami memastikan agar seluruh warga yang pulang dari luar kota ini langsung mendapatkan pemeriksaan rapid antigen, san tidak ada yang menolak untuk diperiksa, demi kesehatan bersama,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Pengadegan Istomo Puji mengatakan jika setelah mengetaui bahwa ada warga di Desa Tumanggal yang baru pulang dari perantauan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah adanya penularan Covid-19 di Kecamatan Pengadegan, yang saat ini merupakan zona hijau Covid-19.

“Kecamatan Pengadekan saat ini sudah zona hijau, karena itu mereka yang baru pulang dari luar kota dilakukan pemeriksaan, jangan sampai mereka menularkan virus ke wilayah ini,” katanya seperti dikutip Portal Purwokerto dari Tribratanews Jateng, Jumat, 30 April 2021.

Hasil rapid tes antigen kesebelas orang tersebut dinyatakan negatif. Meskipun demikian, mereka harus tetap menjalani karantina mandiri, hingga beberapa hari kedepan.

Selanjutnya, Tim Satgas Covid-19 akan terus melakukan monitoring, dan memantau perkembangan warga yang nekat di tengan larangan mudik 2021. Yang selanjutnya dilakukan penanganan sama, pemeriksaan kesehatan dan karantina.***

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Erupsi Kawah Sileri, BPBD Banjarnegara: Tidak ada korban jiwa

Selanjutnya

Dihabisi Pakai Batu Usai Pesta Tuak di Ajibarang, Dua Pelaku Masih Dibawah Umur

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Percaya Janji Manis Proyek, Perempuan asal Mersi Rugi Rp280 Juta

Percaya Janji Manis Proyek, Perempuan asal Mersi Rugi Rp280 Juta

Jumat, 15 Mei 2026

Membaca Ulang Soemitronomics: Ekonomi sebagai Arena Pertarungan Nasib Bangsa

Soemitronomics: Antara Kapitalisme Global dan Amanat Konstitusi

Jumat, 15 Mei 2026

Kemenhaj Perketat Pembayaran Dam via Adahi, Jemaah Diimbau Hindari Calo

Kemenhaj Perketat Pembayaran Dam via Adahi, Jemaah Diimbau Hindari Calo

Jumat, 15 Mei 2026

Selanjutnya

Dihabisi Pakai Batu Usai Pesta Tuak di Ajibarang, Dua Pelaku Masih Dibawah Umur

BMKG Banjarnegara kembangkan aplikasi sirine tsunami berbasis android

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com