INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kemendikbud Pertimbangkan ‘Agama’ Masuk Visi Pendidikan 2035

Rabu, 10 Maret 2021
CNN Indonesia | Selasa, 09/03/2021 15:21 WIB

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan akan mempertimbangkan penambahan kata ‘agama’ dalam Visi Pendidikan Indonesia 2035 yang disebut dalam Peta Jalan Pendidikan.

“Semua masukan yang sangat baik, termasuk penambahan kata-kata ‘agama’ secara eksplisit akan dipertimbangkan termuat pada pengembangan Peta Jalan Pendidikan selanjutnya,” kata Kepala Biro Humas dan Kerjasama Kemendikbud Hendarman melalui keterangan tertulis, Selasa (9/3).

Hendarman menjelaskan selama proses pembahasan dan penyusunan Peta Jalan Pendidikan, Kemendikbud telah meminta masukan kepada lebih dari 60 pihak dari organisasi masyarakat, perguruan tinggi, organisasi agama, asosiasi profesi, institusi pendidikan, dan organisasi multilateral.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Peta Jalan Pendidikan sendiri, kata dia, mulai digodok oleh Kemendikbud berdasarkan usulan dari Komisi X DPR. Hendarman menekankan rumusan peta jalan pendidikan yang beredar di lingkup pendidikan masih berupa rancangan.

“Dapat dilihat pada keterangan di setiap halaman bahwa dokumen tersebut masih berupa draf. Substansinya belum lengkap, sehingga tidak dapat dikatakan dokumen final,” ujarnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Dalam draf Peta Jalan Pendidikan pun, lanjut Hendarman, Kemendikbud mencantumkan profil Pelajar Pancasila yang digunakan sebagai kerangka untuk mencapai sumber daya manusia (SDM) unggul di lingkup pendidikan.

Hendarman mengatakan Profil Pelajar Pancasila salah satunya menargetkan karakter pelajar yang ‘beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia’.

“Agama sangat esensial bagi kita, bangsa Indonesia dan karenanya kami refleksikan pada Profil Pelajar Pancasila. Kemendikbud tidak pernah berencana menghilangkan pelajaran agama. Pelajaran agama akan tetap ada,” ujarnya.

Sebelumnya, kritik terhadap Visi Pendidikan Indonesia 2035 disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. Ia mempertanyakan tidak adanya kata ‘agama’ dalam visi pendidikan tersebut.

Draf Peta Jalan Pendidikan per Mei 2020 menyebut Visi Pendidikan Indonesia 2035 adalah ‘Membangun rakyat Indonesia untuk menjadi pembelajar seumur hidup yang unggul, terus berkembang, sejahtera dan berakhlak mulia dengan menumbuhkan nilai-nilai budaya Indonesia dan Pancasila’.

Menurut Haedar, sumber nilai konstruksi kehidupan kebangsaan seharusnya bertumpu pada tiga unsur, yakni Pancasila, agama dan budaya. Sementara Visi Pendidikan 2035 hanya menyebut kata ‘Pancasila’ dan ‘budaya’.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengkritik Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim lantaran ‘agama’ tak ada dalam Visi Pendidikan Indonesia 2035.

Anwar menyebut draf peta jalan pendidikan Indonesia itu bertentangan dengan Pasal 29 ayat (1) Undang-undang Dasar 1945. Pasal 29 ayat (1) UUD ’45 menyatakan bahwa negara berdasar atas Ketuhanan yang Maha Esa.
(fey/fra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

7 Mitos Keliru Tentang Microwave yang Tidak Perlu Kamu Percaya

Selanjutnya

Budiman Sudjatmiko Dorong Pembentukan Komite Sains Kepresidenan

TERBARU

H+2 Lebaran, KAI Daop 5 Purwokerto Layani 64.513 Penumpang dalam Sehari

H+2 Lebaran, KAI Daop 5 Purwokerto Layani 64.513 Penumpang dalam Sehari

Senin, 23 Maret 2026

Menhub Dudy Siapkan Strategi Arus Balik Penyeberangan Sumatra-Jawa

Menhub Dudy Siapkan Strategi Arus Balik Penyeberangan Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026

Penumpang Angkutan Umum di Hari H Lebaran Capai 873 Ribu, Kemenhub Antisipasi Puncak Arus Balik 24 Maret

Penumpang Angkutan Umum di Hari H Lebaran Capai 873 Ribu, Kemenhub Antisipasi Puncak Arus Balik 24 Maret

Senin, 23 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Budiman Sudjatmiko Dorong Pembentukan Komite Sains Kepresidenan

6 Perbedaan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac | Burung yang Hilang 170 Tahun Muncul di Kalimantan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com