BANYUMAS – Jembatan Serayu di Kabupaten Banyumas akan ditutup total selama 45 hari ke depan. Penutupan ini dilakukan dalam rangka renovasi atau perbaikan struktur jembatan yang merupakan bagian dari jalur nasional tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Kresnawan, menyampaikan bahwa penutupan direncanakan mulai 15 Juni hingga 30 Juli 2026. Meski estimasi pengerjaan 45 hari, pihaknya berupaya agar renovasi dapat selesai lebih cepat.
“Estimasi sekitar 45 hari, tetapi diusahakan bisa lebih cepat. Kami juga mengakomodasi berbagai kepentingan, termasuk aktivitas pendidikan,” ujar Kresnawan, Jumat (24/4/2026).
Kendaraan Berat Dialihkan, Jalur Alternatif Disiapkan
Menurut Kresnawan, proyek ini merupakan bagian dari penanganan jalan nasional yang melintasi wilayah Banyumas. Selama penutupan total, kendaraan kecil masih bisa melintas melalui jalur alternatif. Sementara kendaraan berat akan diarahkan ke rute lain yang lebih memungkinkan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Jawa Tengah, Nandang Sungkono, menjelaskan bahwa sebelum penutupan dimulai, sosialisasi masif akan dilakukan kepada masyarakat terdampak.
“Mulai ditutup total 15 Juni – 30 Juli 2026. Nanti akan ada sosialisasi terhadap warga terdampak sebelum penutupan,” kata Nandang.
Jadwal Disepakati dengan Berbagai Pihak, Perhatikan Ujian Sekolah dan Event Wisata
Penetapan jadwal penutupan tidak dilakukan secara sepihak. Nandang mengungkapkan bahwa tanggal tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama Dinas Perhubungan, DPU, Dinas Pendidikan, jajaran camat, hingga TNI-Polri setempat.
Beberapa pertimbangan lokal turut diakomodasi, seperti jadwal ujian sekolah dan agenda wisata di kawasan Kota Lama Banyumas.
“Ada sejumlah masukan, seperti menunggu anak-anak sekolah selesai ujian, dan juga menyesuaikan dengan beberapa event nasional di Kota Lama Banyumas,” ujarnya.
Camat Banyumas: Sosialisasi Harus Masif, Masyarakat Jangan Sampai Kaget
Camat Banyumas, Jakarta Tisam, menyatakan kesiapan pihaknya mendukung proyek renovasi ini. Namun, ia mengingatkan pentingnya sosialisasi yang menyeluruh agar masyarakat tidak terkejut dengan penutupan total.
“Ini perlu waktu dan sosialisasi secara baik, karena memang informasinya akan ditutup total karena plat jembatannya diganti. Mudah-mudahan disesuaikan dengan agenda kami, karena kami punya kalender event untuk Kota Lama Banyumas,” tegasnya. (Angga Saputra)








