INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

15.458 Anak di Banyumas Tidak Sekolah, Bupati Teken Komitmen Bersama

15.458 Anak di Banyumas Tidak Sekolah, Bupati Teken Komitmen Bersama

Bupati Banyumas bersama Forkopimda, perbankan, dan pemangku kepentingan menandatangani komitmen bersama percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pendopo Si Panji, Kamis (23/4/2026) (Foto : Dok. Subag Prokompim)

Jumat, 24 April 2026

BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten Banyumas mencatat sebanyak 15.458 anak masuk dalam kategori Anak Tidak Sekolah (ATS) per Maret 2026. Data tersebut masih berupa data mentah dan akan diverifikasi ulang.

Untuk menangani persoalan ini, Bupati Banyumas menandatangani komitmen bersama lintas sektor di Pendopo Si Panji, Kamis (23/4/2026). Acara ini melibatkan Forkopimda, perbankan, perguruan tinggi, camat, kepala desa, dan pemangku kepentingan pendidikan.

Bupati: Data Masih Perlu Diverifikasi

Bupati Banyumas menegaskan bahwa penanganan ATS tidak bisa dilakukan secara sektoral. Dibutuhkan kerja sama semua pihak.

“Masih banyak residu data yang belum dibersihkan, sehingga perlu dilakukan verifikasi langsung di lapangan,” ujarnya.

Dari hasil verifikasi di Kecamatan Tambak, misalnya, data awal menunjukkan 423 anak tidak sekolah. Namun setelah divalidasi, angka riil hanya 170 anak. Artinya, ketepatan data menjadi kunci utama kebijakan intervensi.

Program “Pasti Sekolah” dan Intervensi Nonformal

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyumas, Amrin Ma’ruf, menyampaikan bahwa program ini merupakan prioritas daerah melalui program “Pasti Sekolah” yang menargetkan akses pendidikan bagi seluruh anak di Banyumas.

Hasil verifikasi nantinya akan menentukan bentuk intervensi, baik melalui:

· Pendidikan formal, maupun
· Pendidikan nonformal seperti PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)

“Semua anak harus menjadi prioritas agar bisa menikmati layanan pendidikan, namun dengan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi mereka,” jelas Amrin.

Pendekatan Jemput Bola, Belajar di Balai Desa Tetap Terdaftar di Sekolah Induk

Pemkab Banyumas juga akan menerapkan pendekatan jemput bola. Guru mendatangi lokasi belajar yang telah ditentukan, sementara siswa tetap terdaftar secara administratif di sekolah induk.

Contohnya di Watuagung, Kecamatan Tambak, sebanyak 140 anak akan mengikuti pembelajaran formal dengan sistem kelompok belajar (pokjar) di balai desa, namun tetap terdaftar di sekolah induk.

Melalui komitmen bersama ini, pemerintah berharap verifikasi data bisa dipercepat sehingga penanganan ATS tepat sasaran dan berkelanjutan. (Alri Johan)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Jembatan Serayu Banyumas Tutup Total, Catat Tanggal dan Jalur Alternatifnya!

Selanjutnya

Resmi Diterapkan 7 April 2026, UMP Wujudkan Green Campus dengan Efisiensi Energi & Gaya Hidup Berkelanjutan

TERBARU

Menjaga “Nafas” Demokrasi: Mengapa Penyelenggara Pemilu Tak Boleh Rehat di Masa Non-Tahapan?

Menjaga “Nafas” Demokrasi: Mengapa Penyelenggara Pemilu Tak Boleh Rehat di Masa Non-Tahapan?

Jumat, 24 April 2026

Kejari Purwokerto Kirim 6 Karateka Terbaik Banyumas ke Kejuaraan Nasional “Wira Adhyaksa” 2026 di Semarang

Kejari Purwokerto Kirim 6 Karateka Terbaik Banyumas ke Kejuaraan Nasional “Wira Adhyaksa” 2026 di Semarang

Jumat, 24 April 2026

Mulai 1 Mei, KAI Daop 5 Purwokerto Ubah Jadwal dan Tambah Stasiun Henti untuk 7 KA

Mulai 1 Mei, KAI Daop 5 Purwokerto Ubah Jadwal dan Tambah Stasiun Henti untuk 7 KA

Jumat, 24 April 2026

POPULER BULAN INI

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Rabu, 22 April 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya
Resmi Diterapkan 7 April 2026, UMP Wujudkan Green Campus dengan Efisiensi Energi & Gaya Hidup Berkelanjutan

Resmi Diterapkan 7 April 2026, UMP Wujudkan Green Campus dengan Efisiensi Energi & Gaya Hidup Berkelanjutan

Mulai 1 Mei, KAI Daop 5 Purwokerto Ubah Jadwal dan Tambah Stasiun Henti untuk 7 KA

Mulai 1 Mei, KAI Daop 5 Purwokerto Ubah Jadwal dan Tambah Stasiun Henti untuk 7 KA

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com