INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Jaga Estetika Landmark Kota, DLH Banyumas Tambah Tong Sampah Portabel di Alun-Alun Purwokerto

Gembira di Rumput, Untung di Kantong, Omzet Pedagang Alun-Alun Purwokerto Naik Usai Area Dibuka

Bird eye view Alun-Alun Purwokerto pasca pembukaan area rumput. Warga tampak tersebar di hamparan hijau, duduk tanpa tikar sesuai aturan yang berlaku. Pedagang terlihat masih berada di area pinggir keramik. Kebijakan ini disambut positif karena memberikan ruang lebih luas bagi pengunjung. (Foto: Hanantyo Bhagawat Adiya)

Rabu, 22 April 2026

PURWOKERTO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas menyiapkan langkah baru menjaga kebersihan pusat kota. Sejumlah tong sampah portabel akan ditambah di kawasan Alun-Alun Purwokerto, terutama di area rumput yang kini bebas diakses publik.

Kepala DLH Banyumas, Widodo Sugiri, menegaskan penambahan fasilitas ini penting mengingat tingginya antusiasme masyarakat. “Kami ingin landmark kota tetap estetik. Jika bersih, pengunjung betah, dan UMKM sekitar ikut terdongkrak,” ujarnya.

Sugiri mengingatkan, kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ia mengajak pedagang dan pengunjung bekerja sama menjaga keasrian alun-alun. Kesadaran membuang sampah pada tempatnya menjadi kunci agar ikon hijau Purwokerto tidak rusak oleh plastik atau sisa makanan.

DLH mencatat, biaya perawatan rutin alun-alun sebelumnya mencapai sekitar Rp600 juta per tahun. Anggaran digunakan untuk tambal sulam rumput, pemupukan, dan pemeliharaan fasilitas pendukung. Dengan kebijakan baru yang memperbolehkan masyarakat beraktivitas di atas rumput, intensitas perawatan harus ditingkatkan.

Sebagai langkah antisipasi, DLH menyiapkan skema masa recovery. “Akan ada waktu khusus, beberapa hari atau seminggu, area rumput ditutup sementara agar bisa ‘bernafas’ dan pulih setelah padat aktivitas,” jelas Sugiri.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Banyumas membuka area rumput sebagai respons atas aspirasi warga yang ingin ruang publik lebih luas. Namun, sejumlah aturan tetap diberlakukan:

· Dilarang membawa atau menggelar tikar di area rumput
· Pedagang tidak boleh masuk ke area dalam alun-alun
· Pengunjung wajib menjaga kebersihan dan tidak merusak rumput

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil bedasarkan aspirasi masyarakat yang ingin menikmati alun-alun sebagai ruang publik yang nyaman.

“Ini juga karena aspirasi masyarakat. Mulai Sabtu kemarin, area rumput Alun-alun sudah bisa diakses,” ujar Sadewo, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, selama ini area berlantai keramik sangat terbatas. Pengunjung kerap kebingungan mencari tempat duduk. Dengan dibukanya area rumput, ruang untuk bersantai menjadi lebih lega. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Nggak Cuma Mendoan! 5 Kuliner Purwokerto Ini Wajib Masuk Wishlist Liburanmu

Selanjutnya

Wujudkan Layanan Pengobatan yang Utuh Bagi Masyarakat, Wabup Lintarti Dorong Kepatuhan RKO

TERBARU

UUPPRT Resmi Berlaku, Anggota DPR: Pekerja Rumah Tangga Kini Dijamin Kesehatan dan Hak Dasarnya

UUPPRT Resmi Berlaku, Anggota DPR: Pekerja Rumah Tangga Kini Dijamin Kesehatan dan Hak Dasarnya

Rabu, 22 April 2026

Kuasa Hukum Laporkan PT Atlas, Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Dana Haji

Kuasa Hukum Laporkan PT Atlas, Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Dana Haji

Rabu, 22 April 2026

Wujudkan Layanan Pengobatan yang Utuh Bagi Masyarakat, Wabup Lintarti Dorong Kepatuhan RKO

Wujudkan Layanan Pengobatan yang Utuh Bagi Masyarakat, Wabup Lintarti Dorong Kepatuhan RKO

Rabu, 22 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya
Wujudkan Layanan Pengobatan yang Utuh Bagi Masyarakat, Wabup Lintarti Dorong Kepatuhan RKO

Wujudkan Layanan Pengobatan yang Utuh Bagi Masyarakat, Wabup Lintarti Dorong Kepatuhan RKO

Kuasa Hukum Laporkan PT Atlas, Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Dana Haji

Kuasa Hukum Laporkan PT Atlas, Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Dana Haji

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com