INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Banyumas Terpilih Jadi Lokasi Sentra Produksi Pangan Nasional, Petani Jadi Subjek Utama

Banyumas Terpilih Jadi Lokasi Sentra Produksi Pangan Nasional, Petani Jadi Subjek Utama

Suasana audiensi antara Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono didampingi Wakil Ketua DPRD Banyumas Muh. Erlangga Adinugraha (Erik) bersama Project Director KSPP Blasius Popylus di Aula Joko Kaiman, Kompleks Pendopo Si Panji Purwokerto, Kamis (23/4/2026). (Dok. Sub Bag Prokompim)

Kamis, 23 April 2026

BANYUMAS – Kabupaten Banyumas resmi terpilih sebagai salah satu dari 20 daerah di Indonesia yang akan mengembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) berbasis potensi lokal. Program ini digagas untuk memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Project Director KSPP, Blasius Popylus, usai audiensi dengan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Aula Joko Kaiman, Kompleks Pendopo Si Panji Purwokerto, Kamis (23/4/2026).

Sinergi BUMN, Daerah, dan Petani

Blasius menjelaskan bahwa program ini merupakan penugasan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) sebagai BUMN untuk mendukung program pertahanan pangan nasional.

“Pada 2026, kami akan membangun 20 KSPP di Indonesia dan salah satunya di Banyumas. KSPP ini diharapkan mampu mengintegrasikan seluruh kegiatan dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Pengembangan KSPP mengedepankan kolaborasi antara BUMN, pemda, dan pemangku kepentingan lainnya. Petani ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan pertanian, bukan sekadar penerima manfaat.

“Harapannya, pertanian tidak hanya menyejahterakan petani, tetapi petani lah yang nantinya turut menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Blasius.

Alasan Banyumas Dipilih

Blasius Popylus memaparkan sejumlah pertimbangan pemilihan Banyumas:

· Posisi geografis strategis
· Surplus pangan, khususnya beras
· Pemerintah daerah telah aktif mengembangkan sektor pertanian

“KSPP ini sesungguhnya bukan dari atas, tapi dari sumber daya yang ada di daerah itu sendiri. Hadirnya kami hanya mengoptimalkan apa yang sudah ada,” lanjutnya.

Fokus pada Padi hingga Petani Milenial

Pengembangan KSPP akan difokuskan pada pertanian padi sawah secara terintegrasi, mencakup farming, factory, dan agribisnis. Komoditas lain seperti jagung dan kelapa juga akan dikembangkan.

Perhatian khusus diberikan pada partisipasi generasi muda, khususnya petani milenial, dalam riset dan rekayasa benih unggul. PT Agrinas Pangan Nusantara juga akan melibatkan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui pembangunan pusat penelitian dan pengembangan KSPP sebagai wadah riset mahasiswa.

Kunci Sukses: Pendapatan Petani Naik

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan bahwa pemberdayaan petani menjadi fokus utama kerja sama ini. Ia menyebut peningkatan pendapatan petani adalah kunci keberhasilan program.

“Kuncinya satu, petani akan senang kalau penghasilannya bertambah. Tapi memulainya agak susah, ini tantangan dalam memperkenalkan hal baru kepada para petani,” kata Sadewo.

Dengan program ini, Banyumas diharapkan mampu menjadi model pengembangan sentra pangan berbasis potensi daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan petani. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Lindungi Warga Rentan, Banyumas Siapkan Cadangan Pangan Berbasis Data

Selanjutnya

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Kedungbanteng, Satu Orang Meninggal Dunia

TERBARU

Membaca Ulang Soemitronomics: Ekonomi sebagai Arena Pertarungan Nasib Bangsa

Membaca Ulang Soemitronomics: Ekonomi sebagai Arena Pertarungan Nasib Bangsa

Kamis, 23 April 2026

Prof Yudhie: Rempah dan Herbal Bisa Jadi Senjata Strategis Indonesia di Masa Depan

UNTUKNYA YANG SELALU MENYALA

Kamis, 23 April 2026

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Kedungbanteng, Satu Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Kedungbanteng, Satu Orang Meninggal Dunia

Kamis, 23 April 2026

POPULER BULAN INI

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Rabu, 22 April 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Kedungbanteng, Satu Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Kedungbanteng, Satu Orang Meninggal Dunia

Prof Yudhie: Rempah dan Herbal Bisa Jadi Senjata Strategis Indonesia di Masa Depan

UNTUKNYA YANG SELALU MENYALA

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com