INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Bagaimana Beruang Kutub Beradaptasi di Suhu yang Dingin?

Senin, 15 Maret 2021
Made Zerlinda Ayundari | 28 July 2017 – 14:38

Beruang kutub merupakan salah satu hewan karnivora yang terbesar di dunia, berat badannya bahkan bisa mencapai satu ton. Jika kita membayangkan, beruang kutub pasti terlihat sangat lucu karena tubuhnya yang besar itu diselimuti oleh rambut putih dan lembut. Namun hal yang kita ketahui mengenai rambut beruang kutub yang putih itu adalah salah.

Sebenarnya rambut beruang kutub berwarna bening atau tidak berwarna. Warna putih yang terlihat oleh mata manusia merupakan pantulan dari lingkungan tempat tinggal beruang kutub yang diselimuti oleh salju. Tentu saja ada banyak alasan mengapa beruang kutub diciptakan memiliki rambut yang bening. Selain untuk kamuflase, rambut bening beruang kutub berguna sebagai penyerapan radiasi matahari secara efisien. Lingkungan beruang kutub yang berada di Kutub Utara memiliki pancaran sinar matahari yang sedikit, oleh sebab itu rambut bening beruang kutub yang bersifat fiber optic akan sangat berguna sebagai keberlangsungan hidup beruang kutub. Fiber optic merupakan sifat yang mampu mentransmisikan radiasi matahari ke kulit beruang kutub.
Beruang kutub ternyata memiliki lapisan lemak bewarna cokelat kehitaman dibawah kulitnya. Hal tersebut ternyata berkaitan dengan prinsip benda hiam, dimana benda yang bewarna gelap akan lebih cepat menyerap radiasi dibandingkan warna terang. Sehingga kombinasi antara rambut beruang kutub yang bening serta warna lemak cokelat kehitaman yang dimiliki beruang kutub sangat menguntungkan beruang kutub agar bisa tetap menjaga kehangatan tubuhnya di lingkungan yang ekstrim.

Beruang kutub memiliki mekanisme beradaptasi yang cukup unik, namun kita mengetahui bahwa perubahan iklim yang terjadi di bumi membuat populasi beruang kutub semakin lama akan semakin berkurang. Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan bahwaa dua per tiga populasi beruang Kutub akan punah pada pertengahan abad 21 dan dalam beberapa dekade Kutub Utara (Artik) akan kehilangan lapisan es yang sangat besar. Walaupun beruang kutub merupakan mamalia yang menghabiskan sebagian besar waktunya berenang di lautan, akan tetapi bongkahan es yang ada di Kutub Utara sangat dibutuhkan beruang kutub disaat melahirkan anak serta menjaga anak mereka sampai cukup kuat untuk hidup mandiri.

Oleh sebab itu, kita sebagai manusa harus berusaha melakukan tindakan yang berguna untuk mengurangi perubahan iklim yang sebagian bersumber dari emisi berlebihan dari pabrik, penebangan liar, serta ekstrasi bahan bakar fosil yang besar. Agar habitat beruang kutub tetap terjaga dan terlindungi.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

40 Orang Juru Sembelih di Cilacap Ikuti Sertifikasi Juleha

Selanjutnya

Hasil Pertandingan AC Milan vs Napoli: Skor 0-1

TERBARU

Sidang Kasus Penggelapan di Purwokerto Mengarah ke Restorative Justice, Terdakwa Sanggup Kembalikan Rp140 Juta

Sidang Kasus Penggelapan di Purwokerto Mengarah ke Restorative Justice, Terdakwa Sanggup Kembalikan Rp140 Juta

Senin, 20 April 2026

Pembinaan di Lapas Purwokerto Dievaluasi, Petugas Diminta Tingkatkan Integritas

Pembinaan di Lapas Purwokerto Dievaluasi, Petugas Diminta Tingkatkan Integritas

Senin, 20 April 2026

Lapas Purwokerto Deklarasikan Zero Narkoba dan HP Ilegal, Libatkan TNI-Polri hingga BNN

Lapas Purwokerto Deklarasikan Zero Narkoba dan HP Ilegal, Libatkan TNI-Polri hingga BNN

Senin, 20 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya

Hasil Pertandingan AC Milan vs Napoli: Skor 0-1

12 Tokoh Banyumas Raih IMM Awards

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com