INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Mudik Lebaran Dilarang, Pengusaha Travel di Purwokerto Menjerit

Kamis, 29 April 2021

Purwokerto – Pemerintah secara resmi melarang aktivitas mudik Lebaran 2021. Hal tersebut sebagai langkah untuk mengurangi dampak penyebaran Covid-19 di Indonesia. Larangan tersebut membuat beberapa pengusaha mengalami kerugian yang cukup berarti, salah satunya pengusaha travel di Purwokerto.

Dengan adanya larangan tersebut, para pengusaha travel yang berharap bisa mememulihkan keuangannya pada saat menjelang Lebaran, sekarang justru harus gigit jari. Seperti yang dirasakah oleh salah satu pengusaha travel di Purwokerto, Tri Kusuma yang diwakilkan oleh Publik Relationsip, Dian Susilowati.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Meski, mendukung kebijakan pemerintah tersebut, dia mengaku saat ini keuangan perusahaannya benar-benar dalam keadaan yang tidak sehat. Dalam setahun terakhir omzetnya hanya tinggal 20 persen.

“Pada awal bulan puasa sebelum adanya keputusan resmi larangan mudik, sudah mulai naik permintaan dan pesanan ke kami,” kata dia.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Perusahaannya, lanjut Dian, memiliki 25 armada, dimana saat ini hanya 5-7 armada yang beroperasi, itupun harus dikurangi kapasitas maksimal sebanyak delapan orang menjadi lima orang.

“Paling banyak itu penumpang ke wilayah Jogja, Solo, Semarang, kalau ke Jakarta itu paling hanya membawa paket,” ujarnya.

Imbas dari penurunan omzet tersebut, pada akhirnya perusahannya harus mengurangi hari kerja bagi para pekerjanya. Pekerja yang semula 26 hari kerja, sekarang hanya 10 hari kerja yang otomatis gajinya disesuaikan.

“Jika hendak mengangkut penumpang, kami selalu mengingatkan para pemumpang agar punya surat rapid antigen,” kata dia.

Terkait larangan mudik pada tanggal 6-17 Mei 2021, pihaknya akan tetap mengikuti peraturan pemerintah yang ada. Sebagai gantinya, mereka akan menyediakan jasa angkutan wisata dalam kabupaten yang bisa dimanfaatkan warga lokal.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Ditemukan Makanan Mengandung Rhodamin di Cilacap, Hasil Pantauan Tim di Pasar-Pasar

Selanjutnya

Alhamdulillah Stok Darah Di PMI Banyumas Aman Sampai Lebaran

TERBARU

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Selasa, 24 Maret 2026

Korban Terseret Ombak Kebumen Masih Hilang, Pola Pencarian Diubah

Korban Terseret Ombak Kebumen Masih Hilang, Pola Pencarian Diubah

Selasa, 24 Maret 2026

Kemenhub Rampcheck Ribuan Armada, 90% Lebih Laik Operasi

Kemenhub Rampcheck Ribuan Armada, 90% Lebih Laik Operasi

Selasa, 24 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Alhamdulillah Stok Darah Di PMI Banyumas Aman Sampai Lebaran

Pemilik Warung yang Jualan Rokok Ilegal Bisa di Pidana? Begini Penjelasannya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com