INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Naik 14%, KAI Daop 5 Purwokerto Angkut 2 Juta Lebih Penumpang hingga Mei 2026

Naik 14%, KAI Daop 5 Purwokerto Angkut 2 Juta Lebih Penumpang hingga Mei 2026

Kereta api penumpang melintas di wilayah Daop 5 Purwokerto. Kinerja ketepatan waktu (OTP) keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,81 persen sepanjang Januari–Mei 2026. (Dok. Humas KAI Daop 5 Purwokerto))

Selasa, 9 Juni 2026

PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatatkan kinerja gemilang di sektor angkutan penumpang sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dalam periode lima bulan tersebut, KAI Daop 5 Purwokerto telah memberangkatkan 2.004.786 pelanggan ke berbagai kota di Pulau Jawa.

Jumlah ini meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang hanya tercatat sebanyak 1.766.029 pelanggan. Angka ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi primadona transportasi publik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.

Stasiun Purwokerto tercatat sebagai stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi, yaitu 742.262 penumpang. Disusul Stasiun Kutoarjo (280.442 penumpang), Kroya (231.339), Kebumen (162.809), Gombong (116.291), dan Cilacap (97.431).

Sementara itu, destinasi favorit penumpang dari wilayah Daop 5 Purwokerto didominasi oleh Stasiun Pasarsenen dengan 287.951 penumpang, disusul Stasiun Yogyakarta (223.245), Kiaracondong (122.688), Gambir (119.814), dan Bekasi (118.590).

Faktor Kunci: Ketepatan Watau Hampir Sempurna

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengungkapkan bahwa tingginya minat masyarakat tak lepas dari ketepatan waktu perjalanan (On Time Performance/OTP) yang terjaga.

Selama Januari–Mei 2026, rata-rata OTP keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,81 persen, sedangkan OTP kedatangan berada di angka 97,73 persen.

“Ketepatan waktu menjadi faktor utama yang membuat masyarakat semakin yakin menggunakan kereta api. KAI terus menjaga keandalan operasional agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar As’ad dalam keterangan resminya, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, berbagai langkah terus dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kinerja operasional, antara lain perawatan rutin sarana dan prasarana, penguatan koordinasi operasional, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lapangan.

“Capaian ini menjadi dorongan bagi KAI Daop 5 Purwokerto untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mempertahankan keandalan operasional, sehingga kereta api tetap menjadi moda transportasi yang diandalkan masyarakat,” tutup As’ad.

Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pemkab Banyumas Hapus Denda PBB untuk Tunggakan 1994-2025

Selanjutnya

Kasus Dugaan Penipuan Nasabah Bank oleh Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Melebar, Dua Nama Baru Muncul: Dini dan Rio

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kasus Kredit Bermasalah Bank Mandiri Taspen Purwokerto Tembus Rp22 M

Kasus Kredit Bermasalah Bank Mandiri Taspen Purwokerto Tembus Rp22 M

Selasa, 9 Juni 2026

Heboh Kasus Mandiri Taspen Purwokerto, Muncul Pihak Minta Uang Rp10 Juta ke Korban, Advokat: Ini Pembunuhan Karakter!

Heboh Kasus Mandiri Taspen Purwokerto, Muncul Pihak Minta Uang Rp10 Juta ke Korban, Advokat: Ini Pembunuhan Karakter!

Selasa, 9 Juni 2026

Khittah NU untuk Siapa?

Khittah NU untuk Siapa?

Selasa, 9 Juni 2026

Selanjutnya
Kasus Dugaan Penipuan Nasabah Bank oleh Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Melebar, Dua Nama Baru Muncul: Dini dan Rio

Kasus Dugaan Penipuan Nasabah Bank oleh Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Melebar, Dua Nama Baru Muncul: Dini dan Rio

Ekonom Yudhie Haryono Sebut Kasus Bank Mandiri Taspen Purwokerto Tamparan bagi Sistem Pengawasan

Jane Negara Indonesia Iku Opo Tokh

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com