INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kuasa Hukum Korban Desak Negara Turun Tangan

Dugaan Kredit Mencekik di Mandiri Taspen Purwokerto Rugikan Pensiunan Rp2 Miliar

Kuasa Hukum Korban Desak Negara Turun Tangan

Sejumlah warga yang diduga menjadi korban dugaan penipuan skema kredit di Bank Mandiri Taspen Cabang Purwokerto saat meminta pendampingan hukum ke Klinik Peradi SAI Purwokerto, Senin (1/6/2026). (Foto : Dok. Peradi SAI Purwokerto)

Senin, 1 Juni 2026

FOKUS UTAMA-  Dugaan praktik kredit memberatkan pensiunan di Bank Mandiri Taspen Cabang Purwokerto terus mencuat. Kuasa hukum korban, Advokat H. Djoko Susanto, SH, menyebut sedikitnya 26 pensiunan melapor dengan total kerugian ditaksir lebih dari Rp2 miliar.

Djoko menilai skema kredit menyerupai praktik rentenir terselubung. “Ada korban meminjam Rp200 juta, tetapi harus menanggung potongan Rp1,7 juta per bulan selama 20 tahun. Nilai pembayaran jauh melampaui pinjaman awal,” ujarnya.

Pensiunan Tercekik Skema Kredit

Mayoritas korban adalah pensiunan aparatur negara. Alih-alih menikmati masa pensiun, mereka justru menghadapi tekanan ekonomi akibat potongan angsuran jangka panjang.

“Para pensiunan ini sudah mengabdi kepada negara. Jangan sampai di masa pensiun justru tercekik sistem kredit,” kata Djoko.

Kerugian bervariasi antara Rp120 juta hingga Rp350 juta. “Total kerugian sudah mendekati bahkan melampaui Rp2 miliar. Ini bukan angka kecil,” tegasnya.

Desak Kapolri, DPR, dan OJK Bertindak

Djoko meminta perhatian lembaga negara, khususnya Kapolri, DPR RI, dan OJK, untuk turun tangan. “Sampai hari ini belum ada tindakan nyata. Negara harus hadir melindungi masyarakat, khususnya pensiunan,” ujarnya.

Ia menegaskan akan terus mengawal proses hukum dan memperjuangkan hak-hak nasabah.

Soroti Peran Oknum dan Korporasi

Djoko menekankan transaksi dilakukan di lingkungan kantor Mandiri Taspen saat oknum masih berstatus karyawan. Karena itu, tanggung jawab tidak bisa dilepaskan hanya kepada individu.

“Kalau ada persoalan internal, itu urusan perusahaan. Penyelesaiannya harus dilakukan secara baik dan bertanggung jawab,” katanya.

Pensiunan Terancam Kehilangan Penghasilan

Dengan tenor 17–20 tahun, sebagian pensiunan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup karena dana pensiun terserap angsuran kredit.

“Bayangkan, ada pensiunan harus membayar selama 20 tahun. Jika penghasilan terus dipotong, bagaimana mereka hidup?” ujar Djoko.

Ia menutup dengan harapan: “Negara harus hadir. Jangan sampai pensiunan yang berjasa justru menanggung beban berat tanpa perlindungan.”

Penulis : Alri Johan
Editor: Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

PC IMM Banyumas Resmi Dilantik, Didorong Terus Tumbuh dan Menumbuhkan Kader Berkualitas

Selanjutnya

Dua Pengedar Obat Daftar G di Banyumas Diringkus, Polisi Sita 1.081 Butir Obat

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Menguji Imunitas Moral Bangsa, Menghidupkan Spirit Pancasila memerangi Narkoba

Menguji Imunitas Moral Bangsa, Menghidupkan Spirit Pancasila memerangi Narkoba

Senin, 1 Juni 2026

Adisatrya Berkomitmen Mengawal Pemenuhan Hak-Hak Korban

Adisatrya Berkomitmen Mengawal Pemenuhan Hak-Hak Korban

Senin, 1 Juni 2026

Lonjakan 49%, KAI Daop 5 Catat 198.729 Penumpang Selama Libur Panjang

Lonjakan 49%, KAI Daop 5 Catat 198.729 Penumpang Selama Libur Panjang

Senin, 1 Juni 2026

Selanjutnya
Dua Pengedar Obat Daftar G di Banyumas Diringkus, Polisi Sita 1.081 Butir Obat

Dua Pengedar Obat Daftar G di Banyumas Diringkus, Polisi Sita 1.081 Butir Obat

LPPSLH Luncurkan Manifesto #SastraAIPemberdayaan, Kawinkan Sastra dan AI untuk Perubahan Sosial

LPPSLH Luncurkan Manifesto #SastraAIPemberdayaan, Kawinkan Sastra dan AI untuk Perubahan Sosial

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com