INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

LPPSLH Luncurkan Manifesto #SastraAIPemberdayaan, Kawinkan Sastra dan AI untuk Perubahan Sosial

LPPSLH Luncurkan Manifesto #SastraAIPemberdayaan, Kawinkan Sastra dan AI untuk Perubahan Sosial
Senin, 1 Juni 2026

PURWOKERTO – Sebuah gerakan baru lahir di Purwokerto tepat pada momentum 1 Juni 2026. Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH) secara resmi mendeklarasikan Manifesto #SastraAIPemberdayaan.

Gerakan ini mengawinkan pengalaman lapangan, nilai kemanusiaan, dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendobrak kebuntuan narasi dalam pemberdayaan masyarakat.

Kisah Perubahan yang Terkurung Laporan Kaku

Direktur Eksekutif LPPSLH, Dr. Barid Hardiyanto, mengaku gerakan ini lahir dari kegelisahan panjang. Menurutnya, kisah-kisah inspiratif dari desa, pesisir, hingga komunitas difabel seringkali hanya berakhir sebagai tumpukan laporan administratif yang kaku.

“Selama berpuluh tahun, keringat para pendamping desa, ketangguhan petani, perjuangan perempuan pesisir, buruh migran, rekan difabel, hingga inisiatif ekonomi akar rumput sering kali hanya berakhir menjadi tumpukan laporan kaku, matriks indikator kinerja, atau dokumen evaluasi donor,” ujar Dr. Barid dalam deklarasi tersebut.

Ia menambahkan, narasi pemberdayaan selama ini terkurung sunyi dalam ruang gema para praktisi dan akademisi saja. Akibatnya, ruh perubahan sosial—yang penuh air mata, tawa, kegagalan, dan kebangkitan—gagal menjangkau publik yang lebih luas.

AI Sebagai Kuas, Bukan Pengganti Manusia

Melalui Manifesto #SastraAIPemberdayaan, LPPSLH menawarkan ikhtiar sadar: menggunakan AI sebagai mitra kolaboratif, bukan pengganti manusia.

“Kami mengawinkan kekayaan sumber pengetahuan lokal dengan kecanggihan AI. Di sini, AI bertindak murni sebagai katalisator yang membantu para aktivis meramu serakan data lapangan menjadi karya sastra yang indah, menggugah, dan mudah dinikmati siapa saja,” jelas Dr. Barid.

Karya tersebut bisa berupa cerita pendek, puisi, maupun esai naratif.

Tiga Pilar Gerakan

Dr. Barid memaparkan tiga pilar utama yang menjadi fondasi #SastraAIPemberdayaan:

1. Realitas sebagai Nadi, AI sebagai Kuas – Setiap karya harus berakar pada pengalaman empiris dan suara otentik komunitas. AI digunakan untuk memperkaya diksi, menyusun rima, dan membangun alur agar resonansi emosional sampai ke pembaca.
2. Demokratisasi Narasi – Sastra didekatkan kembali kepada masyarakat. Dengan dukungan AI, setiap pendamping masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pencerita ulung.
3. Sastra untuk Advokasi – Karya yang dihasilkan ditujukan untuk menggalang solidaritas, memicu empati publik, serta menginspirasi generasi baru untuk turut merawat kehidupan.

Pemberdayaan Adalah Karya Seni Paling Sejati

Di akhir pernyataannya, Dr. Barid menegaskan bahwa kerja pemberdayaan sesungguhnya adalah karya seni karena membentuk ulang kehidupan masyarakat menjadi lebih bermartabat.

“Sudah saatnya seni tersebut diceritakan kembali dalam bentuk yang paling menyentuh jiwa manusia,” tegasnya.

LPPSLH mengundang para aktivis, pendamping lapangan, pegiat sosial, sastrawan, pegiat teknologi, dan seluruh elemen masyarakat untuk bergabung dalam gerakan #SastraAIPemberdayaan.

“Mari kita narasikan kerja-kerja pemberdayaan kita. Biarkan cerita-cerita tangguh dari pelosok desa dan sudut kota dibaca, dinikmati, dan meresap menjadi kekuatan pengubah dunia,” pungkas Dr. Barid Hardiyanto.

Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Dua Pengedar Obat Daftar G di Banyumas Diringkus, Polisi Sita 1.081 Butir Obat

Selanjutnya

Lonjakan 49%, KAI Daop 5 Catat 198.729 Penumpang Selama Libur Panjang

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Menguji Imunitas Moral Bangsa, Menghidupkan Spirit Pancasila memerangi Narkoba

Menguji Imunitas Moral Bangsa, Menghidupkan Spirit Pancasila memerangi Narkoba

Senin, 1 Juni 2026

Adisatrya Berkomitmen Mengawal Pemenuhan Hak-Hak Korban

Adisatrya Berkomitmen Mengawal Pemenuhan Hak-Hak Korban

Senin, 1 Juni 2026

Lonjakan 49%, KAI Daop 5 Catat 198.729 Penumpang Selama Libur Panjang

Lonjakan 49%, KAI Daop 5 Catat 198.729 Penumpang Selama Libur Panjang

Senin, 1 Juni 2026

Selanjutnya
Lonjakan 49%, KAI Daop 5 Catat 198.729 Penumpang Selama Libur Panjang

Lonjakan 49%, KAI Daop 5 Catat 198.729 Penumpang Selama Libur Panjang

Adisatrya Berkomitmen Mengawal Pemenuhan Hak-Hak Korban

Adisatrya Berkomitmen Mengawal Pemenuhan Hak-Hak Korban

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com