INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Banyumas Manfaatkan ‘Diplomasi Kultural’ ke Presiden Prabowo

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Banyumas Manfaatkan ‘Diplomasi Kultural’ ke Presiden Prabowo

Momen akrab Presiden Prabowo Subianto bersama Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat berkunjung ke Banyumas. Dalam kunjungannya, Presiden mengapresiasi sistem pengolahan sampah di Kaliori, Banyumas yang dinilai sederhana namun efektif, bahkan layak menjadi percontohan daerah lain. (Foto : istimewa)

Senin, 4 Mei 2026

FOKUS UTAMA – Kabupaten Banyumas menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan daerah dengan memanfaatkan kedekatan historis dan emosional Presiden Prabowo Subianto terhadap tanah leluhurnya.

Ikatan darah antara Presiden dengan Banyumas dinilai sebagai modal besar yang harus dikapitalisasi secara cerdas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.

‘Darah Banyumas’ Prabowo dan Modal Diplomasi Kultural

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Pengamat Politik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Ahmad Sabiq, menyebut momentum ini sebagai kesempatan langka yang tidak boleh disia-siakan.

Menurutnya, Prabowo memiliki akar budaya yang kuat dengan Banyumas. Kakek Presiden, R.M. Margono Djojohadikusumo, adalah pendiri BNI sekaligus tokoh koperasi Indonesia yang merupakan putra asli Banyumas. Makam keluarga Djojohadikusumo hingga kini masih terawat di Dawuhan, Banyumas.

“Presiden berkali-kali membanggakan ‘darah Banyumas’-nya dalam berbagai forum. Ini adalah modal diplomasi kultural yang sangat bernilai,” ujar Sabiq.

Namun, ia mengingatkan bahwa Pemkab tidak bisa hanya mengandalkan sentimen semata. Dibutuhkan strategi yang elegan dan terukur, seperti:

· Revitalisasi kawasan makam Dawuhan yang terintegrasi dengan desa wisata.
· Pengusulan pusat pendidikan atau lembaga koperasi bernama Margono Djojohadikusumo.
· Menawarkan Banyumas sebagai lokasi uji coba program nasional.
· Menyelaraskan setiap usulan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo.

“Upaya ‘nyundul’ anggaran tidak akan berhasil jika program tidak selaras dengan prioritas pusat. Narasi kebanggaan lokal harus dibarengi kesiapan teknis,” tegas Sabiq.

Bupati Sadewo: Kepala Daerah Harus Jadi Marketer

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengakui bahwa daerah tidak bisa lagi hanya mengandalkan transfer dana pusat.

“Apalagi dengan kondisi efisiensi seperti saat ini. Kepala daerah perlu kreatif dan menjadi marketing agar pembangunan tetap jalan,” ujarnya.

Salah satu usulan yang tengah digarap adalah pembangunan sekolah terintegrasi di atas lahan milik Pemda seluas 20 hektar di Kecamatan Banyumas.

“Saya sedang mengusulkan sekolah terintegrasi di sana. Lahan sudah tersedia,” kata Sadewo.

Dengan pendekatan yang memadukan kedekatan emosional dan keselarasan program strategis, Banyumas dinilai berpeluang besar menjadi daerah dengan percepatan pembangunan signifikan dalam lima tahun ke depan. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Ngepit Ngaji Edisi ke-13: Bersepeda Bareng Ustad Mintaraga dan Rektor UMP

Selanjutnya

Harga Sembako Fluktuatif, Mahasiswa Perantau: Masak Sendiri dan Kurangi Jajan Jadi Jurus Andalan

POPULER BULAN INI

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Bupati Banyumas Lantik 77 Pejabat, Tegaskan Tak Ada Lagi Pola Kerja Stagnan

Bupati Banyumas Lantik 77 Pejabat, Tegaskan Tak Ada Lagi Pola Kerja Stagnan

Senin, 4 Mei 2026

Sinergi Pemkab Banyumas dan Lapas Purwokerto, Bupati Dukung Pembinaan Warga Binaan Lewat MoU & Bansos

Sinergi Pemkab Banyumas dan Lapas Purwokerto, Bupati Dukung Pembinaan Warga Binaan Lewat MoU & Bansos

Senin, 4 Mei 2026

Semarak Waisak 2570 BE: Buddhist Champ Hadirkan Kompetisi Edukatif bagi Generasi Muda Buddhis di Makassar

Semarak Waisak 2570 BE: Buddhist Champ Hadirkan Kompetisi Edukatif bagi Generasi Muda Buddhis di Makassar

Senin, 4 Mei 2026

Selanjutnya
Harga Sembako Fluktuatif, Mahasiswa Perantau: Masak Sendiri dan Kurangi Jajan Jadi Jurus Andalan

Harga Sembako Fluktuatif, Mahasiswa Perantau: Masak Sendiri dan Kurangi Jajan Jadi Jurus Andalan

Bupati Banyumas Luncurkan Aplikasi “Slamet”, Gantikan SIMPEG yang Tak Lagi Memadai

Bupati Banyumas Luncurkan Aplikasi "Slamet", Gantikan SIMPEG yang Tak Lagi Memadai

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com