PURWOKERTO – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah menggelar pelatihan kewirausahaan bidang pembuatan kue bagi 100 pemuda. Kegiatan berlangsung di Hotel Meotel Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada 21-23 April 2026.
Para peserta berasal dari berbagai daerah di Jateng, seperti Banyumas, Cilacap, Brebes, hingga Semarang. Mereka adalah pemuda yang sudah memiliki usaha makanan atau punya minat di bidang kuliner.
Pelatihan ini digelar secara gratis. Panitia menyediakan akomodasi, konsumsi, hingga perlengkapan pelatihan dasar.
Tumbuhkan Kemandirian Ekonomi Pemuda
Staf Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Jateng, Surya Wijaya, mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kemandirian pemuda, terutama di bidang ekonomi.
“Setidaknya peserta yang selesai mengikuti pelatihan ini memiliki ilmu lebih dibanding sebelumnya, sehingga berani membuka usaha sendiri atau bergabung dengan usaha yang sudah berjalan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinporabudpar Banyumas, Sudarno, menyebut pelatihan ini penting untuk menginspirasi pemuda agar berani berwirausaha dan memanfaatkan keterampilan yang dimiliki.
Belajar Bikin Kue hingga Promosi Video
Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi teori dan praktik pembuatan kue. Mereka juga dibekali pengetahuan mengolah bahan pangan lokal, seperti ubi jalar, menjadi produk bernilai jual.
Pelatihan tidak berhenti di situ. Setelah sesi pembuatan kue, peserta akan diarahkan mengikuti pelatihan lanjutan, yaitu pembuatan video promosi. Tujuannya agar produk yang dihasilkan bisa dipasarkan lebih luas.
Peserta: Dulu Otodidak, Kini Lebih Profesional
Salah satu peserta asal Cilacap, Kuni Amanatul, mengaku selama ini belajar membuat kue secara otodidak lewat media sosial.
“Dengan adanya pelatihan ini saya jadi tahu cara membuat kue yang lebih benar dan profesional. Selain itu juga bisa menambah relasi dengan teman-teman dari daerah lain,” katanya.
Kuni berharap kegiatan serupa rutin diadakan. Ia berencana memanfaatkan ilmu yang didapat untuk membuka usaha bersama rekan-rekannya.
Dispora: Pemuda Jangan Cuma Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Dispora Jateng berharap pelatihan ini melahirkan generasi muda yang bermental wirausaha dan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Pemuda didorong tidak hanya bergantung pada peluang kerja yang tersedia, tetapi juga membuka usaha mandiri.
Menurut Surya, perkembangan teknologi dan media sosial saat ini menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk memasarkan produk dan mengembangkan bisnis.
Sudarno juga menilai wirausaha sangat penting, terutama bagi lulusan sekolah yang kesulitan mencari pekerjaan.
“Pemuda perlu menggali bakat dan hobi yang dimiliki untuk dijadikan usaha produktif,” pesannya.
Ia mengingatkan agar pemuda tidak mudah putus asa ketika menghadapi kegagalan usaha dan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk melalui pemasaran digital. (Farah Lutfiana)






