CILACAP – Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari ketiga terhadap seorang warga yang diduga jatuh dan tenggelam di perairan Samudera Hindia, selatan Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap.
Korban diketahui bernama Sungkowo (50), warga Desa Ujung Gagak, Kecamatan Cilacap. Informasi awal diterima pada Jumat (10/04) pukul 05.45 WIB dari seorang pelapor bernama Eko. Hingga kini, korban masih belum ditemukan.
Pada Minggu (12/04), Tim SAR Gabungan menggelar briefing pukul 07.00 WIB dan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
– SRU 1 melakukan pemapelan kepada instansi terkait serta menyebarkan informasi kepada nelayan yang akan melaut.
– SRU 2 melakukan penyisiran permukaan air menggunakan RIB 06 Cilacap, dengan cakupan sekitar 5 mil laut persegi ke arah timur dari lokasi kejadian.
Pencarian sempat dihentikan sementara pukul 12.00 WIB karena hasil nihil, lalu dilanjutkan kembali pukul 13.00 WIB. Hingga pukul 17.00 WIB, korban belum ditemukan sehingga operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Senin (13/04) pukul 07.00 WIB.
Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Lanal Cilacap, Pos AL Kampung Laut, Polairud Cilacap, SAR MTA, SAR Arnavat, SAR Kampung Laut, serta keluarga dan masyarakat setempat.
Peralatan yang digunakan antara lain rescue car, rescue carrier, RIB, drone UAV, perlengkapan SAR air, perlengkapan medis, dan alat komunikasi.
Pihak SAR menegaskan, operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban berhasil ditemukan.
Diketahui, seorang nelayan bernama Sungkowo (50) dilaporkan jatuh ke laut di perairan Samudera Hindia, selatan Pulau Nusakambangan, Cilacap. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap menerima laporan kejadian man over board (MOB) pada Jumat (10/04/2026) pukul 05.45 WIB.
Korban warga Desa Ujung Gagak, Kecamatan Cilacap, ini diketahui tidak pulang setelah melaut sejak Kamis (09/04) sore.
Korban berangkat melaut sekitar pukul 16.00 WIB menggunakan perahu untuk menjaring ikan. Namun hingga pukul 21.00 WIB, Sungkowo belum kembali seperti biasanya.
Keluarga yang cemas lalu mencari ke lokasi. Mereka hanya menemukan perahu korban dalam keadaan kosong tanpa tanda-tanda keberadaan Sungkowo. Kejadian itu segera dilaporkan ke Kantor SAR Cilacap. (Yoga Cokro)






