INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Cita-Cita Leluhur Terwujud: Mantan Bupati Gelar Wayang Banyumasan

Cita-Cita Leluhur Terwujud: Mantan Bupati Gelar Wayang Banyumasan

Mantan Bupati Banyumas, Mardjoko.

Sabtu, 28 Maret 2026

Mantan Bupati Banyumas periode 2008–2013, Drs. H. Mardjoko, M.M., menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk di kediamannya, Grumbul Kalirajut, Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Sabtu (28/3).

Pementasan ini digelar dalam rangka ulang tahun-nya yang ke-80 sekaligus sebagai upaya melestarikan Wayang Gagrag Banyumasan.

Mardjoko menegaskan, pertunjukan bukan sekadar hiburan, melainkan tanggung jawab moral menjaga budaya lokal.
“Wayang Banyumasan harus terus hidup. Ini bagian dari identitas Banyumas,” ujarnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Lakon “Babad Kali Serayu”

Pertunjukan mengangkat lakon “Babad Kali Serayu”, kisah sejarah Sungai Serayu sebagai nadi kehidupan masyarakat Banyumas. Dalang Panji Laksono, yang dikenal konsisten membawakan gaya Banyumasan, tampil membawakan cerita dengan iringan gending, dialog ngapak, hingga sulukan khas Banyumas.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Pertunjukan Wayang Gagrag Banyumasan di Kalirajut, Notog, tempat kelahiran Mardjoko.

Jejak Leluhur

Mardjoko juga menautkan pementasan dengan kisah leluhurnya, Kiai Sucang (Lurah Notog, 1790) dan Eyang Singalani (Demang Rempoah, 1890). Keduanya disebut pernah berkeinginan menggelar wayang, namun tak terwujud karena keterbatasan ekonomi.

“Keinginan itu tidak pernah tercapai karena uangnya habis untuk mensejahterakan rakyat,” ungkapnya.

Regenerasi Dalang

Ketua Pepadi Banyumas, Sriyono, menilai pementasan ini sebagai bukti komitmen Mardjoko mengangkat kembali gagrag Banyumasan. Ia menekankan pentingnya regenerasi dalang muda. Pepadi bahkan telah membuka pendidikan pedalangan bagi anak usia 8–11 tahun.

“Dalang sepuh banyak yang angkat tangan. Tapi anak-anak dan remaja justru semangat. Ini yang sedang kami dorong,” kata Sriyono.

Identitas Banyumas

Menurut Sriyono, gagrag Banyumas memiliki kekhasan unik: dialek ngapak, iringan, sulukan, hingga gaya Onto Petona. Keberadaan dalang muda seperti Panji Laksono (25 tahun) dan dalang anak usia 10 tahun yang pernah juara nasional, menjadi harapan baru bagi kelestarian tradisi.

Catatan Redaksi: Pementasan wayang kulit di kediaman Mardjoko menegaskan bahwa pelestarian budaya bisa lahir dari inisiatif personal. Di tengah gempuran budaya populer, panggung wayang Banyumasan kembali hadir sebagai penanda identitas dan warisan sejarah Banyumas.

Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

Selanjutnya

Dipengaruhi El Nino, BPBD Banyumas: Musim Kemarau Tahun Ini Berbeda

TERBARU

Angin Puting Beliung Mengamuk di Kotayasa Banyumas, Ratusan Rumah Rusak

Dipengaruhi El Nino, BPBD Banyumas: Musim Kemarau Tahun Ini Berbeda

Sabtu, 28 Maret 2026

Cita-Cita Leluhur Terwujud: Mantan Bupati Gelar Wayang Banyumasan

Cita-Cita Leluhur Terwujud: Mantan Bupati Gelar Wayang Banyumasan

Sabtu, 28 Maret 2026

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

Sabtu, 28 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya
Angin Puting Beliung Mengamuk di Kotayasa Banyumas, Ratusan Rumah Rusak

Dipengaruhi El Nino, BPBD Banyumas: Musim Kemarau Tahun Ini Berbeda

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com