NASIONAL – Kementerian Perhubungan mengingatkan seluruh operator transportasi di darat, laut, udara, dan perkeretaapian untuk mengutamakan keselamatan dalam menghadapi arus balik Lebaran 2026.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama di tengah lonjakan pergerakan masyarakat.
“Kami meminta seluruh operator memastikan armada laik operasi, mematuhi standar keselamatan, serta memperhatikan kondisi cuaca. Kesehatan awak kendaraan juga harus dijaga agar tetap prima,” ujar Menhub, Senin (22/3/2026) dikutip dari website Kemenhub.
Fokus Keselamatan
– Pemenuhan waktu kerja dan istirahat pengemudi sesuai regulasi.
– Wajib adanya pengemudi cadangan untuk perjalanan lebih dari 8 jam.
– Pemanfaatan rest area untuk mencegah kelelahan.
Rampcheck Nasional
Kemenhub telah melakukan inspeksi masif di seluruh moda transportasi, diantaranya Darat: 60.946 kendaraan umum diperiksa, Laut: 836 kapal dan 232 kapal dan penyeberangan, 91,34% laik operasi.
Untuk moda transportasi udara, data menyebutkan 372 pesawat serviceable dari 564 unit (65,9%), adapun untuk kereta sebanyak 3.679 sarana rampcheck, tingkat kelaikan 99,78%.
Imbauan untuk Masyarakat
– Pantau informasi arus balik melalui kanal resmi pemerintah.
– Perhatikan prakiraan cuaca BMKG sebelum perjalanan.
– Utamakan keselamatan dan kenyamanan bersama.
Menhub menutup pernyataannya dengan harapan, “Dengan kolaborasi pemerintah, operator, dan masyarakat, arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung selamat, aman, dan nyaman,”. (Yoga Cokro)









