BANYUMAS – Sunardi (55), warga Kelurahan Sumampir Purwokerto Utara yang rumahnya ludes terbakar lebih dari satu pekan lalu, tampak sumringah. Ketika menanti bantuan yang tak kunjung jelas dari PJ Bupati Banyumas yang pernah berkunjung ke puing-puing rumahnya, Beyond Banyumas datang memberikan bantuan berupa material untuk kebutuhan renovasi rumahnya.
Founder Beyond Banyumas Reihan Dewana, menyampaikan Beyond Banyumas merespon informasi dari media dan laporan dari relawan, mengenai kondisi korban. Pihaknya langsung bergerak karena mengingat pentingnya kebutuhan tempat tinggal.
“Kita (Beyond Banyumas, red) memang ada program sosial kemasyarakatan, semacam baksos gitu. Nah mengetahui kondisi pak Sunardi, jadi kami tergerak untuk turun, apalagi mengenai kebutuhan tempat tinggal, jadi kami berupaya menyegerakan,” katanya, Minggu (15/09/2024) sore.
Disaat kondisi pilu atas musibah yang dialami, bantuan sangat diharapkan baginya. Apalagi dia telah mendengar janji dari Pj Bupati yang menyebut akan memperbaiki rumahnya. Namun, sudah lebih dari sepekan tidak ada tanda-tanda untuk merealisasikannya.
“Kita tidak bermaksud bersaing atau gimana, tetapi urusan kemanusiaan harus diatas segalanya. Saya yakin, bantuan banyak berdatangan, dan itu bagus, sebab kolaborasi adalah kunci, untuk kegiatan sosial bukan kompetisi,” ujarnya.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Idan ini menyampaikan, Beyond memutuskan memberi bantuan berupa atap, setelah sebelumnya berkomunikasi dengan Sunardi.
“Kita upayakan untuk membuat atap agar bisa kembali ditinggali oleh pak Sunardi dan keluarga. Papan panggonan atau rumah kan salah satu kebutuhan yang mendasar bagi manusia,” ujarnya.
Kembali bisa menempati rumahnya adalah harapan besar bagi Sunardi dan keluarga. Raut muka bahagia campur haru nampak jelas dari Sunardi, ketika mengetahui rumahnya akan diperbaiki. Ucap syukur dan terimakasih tak henti-henti dia lakukan. Bukan hal yang berlebihan, mengingat sudah lebih dari sepekan dia ikut menumpang di rumah adiknya.
“Saya sangat berterimakasih, akhirnya bisa menempati rumah kembali, senajan rumah kecil, tapi ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” katanya.
Dia juga menyampaikan, kebanggaan atas apa yang dilakukan oleh Beyond. Di Kabupaten Banyumas ada kelompok anak muda yang peduli dengan kegiatan sosial semacam ini.
“Semoga Beyond dan mas Reihan terus istiqomah untuk kegiatan sosial, terus dilancarkan usahanya dan diberikan kesehatan serta keselamatan, sungguh saya sangat tersentuh dengan kegiatan anak muda yang seperti ini,” katanya.
Sudah lebih dari satu pekan, Sunardi (55), warga Jalan Kalisari Kelurahan Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara yang rumahnya habis dilalap api merasa resah dan cemas. Harapannya memperoleh bantuan dari Pemkab Banyumas yang disampaikan PJ Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro ketika mengunjungi puing-puing rumahnya, belum juga ada kejelasan.
Padahal, Sunardi sudah ingin bisa menempati rumahnya lagi bersama istri dan keempat anaknya. Meski saat ini keluarganya dipersilahkan untuk ikut menempati rumah sang adik, namun Sunardi tetap terbebani perasaan tak enak dan juga ada rasa jenuh karena sudah berlangsung sepekan lebih.
“Ya saat itu Pak Pj Bupati kesini nengok dan memberikam bingkisan, katanya ada bantuan uang untuk perbaikan tapi sampai hari ini saya belum menerimanya,” kata Sunardi, Minggu (15/09/2024) pagi.
Informasi yang diterima Sunardi, dirinya akan memperoleh bantuan dari Pemkab Banyumas untuk perbaikan rumah. Tapi, saat ini dia baru memperoleh bantuan total Rp 3 juta dan itu pun dari PLN dan sebuah lembaga lain.
Sunardi bukan sedang tidak bersyukur atas perhatian dan pemberian bingkisan yang telah diberikan. Tetapi mendengar akan dibantu diperbaiki rumahnya, tentu menjadi pengharapan besar bagi dia dan anak istrinya.
“Menjanjikan mau diperbaiki rumahnya, sudah diukuri, tapi belum ada keputusan hingg hari ini, sudah hampir sepuluh hari, ” ujarnya.
Kondisi ini menjadikan dia bimbang. Sebab, ada beberapa kelompok yang akan memberikan bantuan, sementara dia tolak. Sebab, dia takut menyalahi aturan, karena sudah dijanjikan oleh Pemkab Banyumas.
“Ada Ormas lainnya yang mau membantu, tapi saya tahan karena belum pasti kapan pelaksanaanya dari Bupati. Nanti kalau mendahului Bupati nanti saya salah, jadi saya menunggu keputusan Bupati mau kapan,” kata dia.
Diketahui, rumah satu-satunya milik Sunardi, yang beralamat di Kelurahan Sumampir RT 04 RW 03, Kecamatan Purwokerto Utara, ludes terbakar, Jumat (6/9/2024) malam. Sementara ini, dia tinggal di rumah adiknya yang tak jauh dari rumahnya yang terbakar. Meskipun tidak terlalu nyaman, namun dia tidak ada pilihan lain.
“Ya meskipun adik yah, tapi karena sama sama sudah punya keluarga ya tidak enak, tetep ada rikuh,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono menyampaikan, bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran rumah milik Sunardi (35), sekitar pukul 22.41 WIB. “Ada seorang kurir yang datang ke kantor kami, memberitahukan jika rumah di RT 04 RW 03, Kelurahan Sumampir mengalami kebakaran,” ujar dia, Sabtu (7/9/2024).
Andaru menambahkan, dari informasi tersebut, pihaknya langsung menerjunkan satu truk pemadam kebakaran dari Pos Induk dan satu truk pemadam kebakaran dari Pos Damkar Kembaran. “Pemadaman selesai dilakukan sekitar pukul 23.30 WIB. Tidak ada korban jiwa. Namun, untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” kata dia. (Angga Saputra)








