INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Fenomena Mural Kritikan Muncul di Kota Purwokerto, Pengamat: Harus Direspon Positif

Selasa, 7 September 2021

PURWOKERTO – Ini jadi isu nasional, soal kritikan yang disampaikan melalui mural. Rupanya di Purwokerto pun juga tak jauh beda. Setelah awal PPKM lalu ada yang melakukan hal tersebut, kini muncul lagi.

Masih di tempat yang sama, namun sedikit berbeda. Kali ini, terkesan seperti doa yang sedikit menyentil.

Berada di simpang Omnia, tertulis “Rezeki semoga tidak disuruh tutup ataupun putar balik”. Di samping tulisan itu, terlihat ada gambar orang yang tengah menegadahkan tangan.

Terlihat, beberapa pengendara yang sedang berhenti di traffic light melihat gambar tersebut. Ada pula yang mengabadikan melalui gawainya.

Soal ini, Pengamat Kebijakan Hukum Birokrasi dan Pemerintahan Daerah, Dosen Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Dr Tedi Sudrajat SH MH berpendapat pada prinsipnya, setiap kritik terhadap kebijakan Pemerintah harus diakomodir.

“Dan direspon positif sebagai bentuk penyerapan aspirasi,” kata dia.

Namun Ia juga menyampaikan, perlu juga memperhatikan bentuk kritik tersebut. Jangan sampai merusak sarana publik.

“Medianya tidak merusak sarana prasarana publik, apalagi mural itu melanggar perda tentang ketertiban dan ketentraman umum, dan akan ada sanksinya,” ujarnya.

Sehingga, lanjut dia, Pemerintah harus mengedukasi masyarakat untuk menyampaikan kritik dalam media yang disediakan Pemerintah.

“Konsekuensinya, Pemerintah memfasilitasi kritik melalui media aspirasi yang mudah, murah dan sesuai kebutuhan. Responnya pun harus cepat sehingga masyarakat semakin percaya dengan kinerja Pemerintah,” tandasnya. (mhd)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Bupati Purbalingga Minta Pengawasan Internal Ditingkatkan, Ada Target di Tahun 2026

Selanjutnya

Pemkab Banyumas Kehilangan 90 Persen Pendapatan Dari Sektor Retribusi Parkir

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Dari Cilangkap ke Jakarta: 20.980 Personel TNI AL Bersiap

Dari Cilangkap ke Jakarta: 20.980 Personel TNI AL Bersiap

Rabu, 4 November 2026

Presiden Prabowo Desak Perluasan Beasiswa, Kemenag Siapkan Rp1,6 Triliun KIP Kuliah

Buntut Dugaan Penyadapan Kepala Negara, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP

Rabu, 4 November 2026

Retaknya Solidaritas Kebangsaan: Membaca Peradaban Indonesia Pasca G30S PKI dari Perspektif Ibnu Khaldun

Penyadapan Di Istana dan Bayang-Bayang Sejanus: Cermin Sejarah Romawi

Rabu, 4 November 2026

Selanjutnya

Pemkab Banyumas Kehilangan 90 Persen Pendapatan Dari Sektor Retribusi Parkir

Jasad Bayi Perempuan Usia Sekitar Satu Bulan Mengapung di Sungai Kranji

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com