INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Bupati Purbalingga Minta Pengawasan Internal Ditingkatkan, Ada Target di Tahun 2026

Selasa, 7 September 2021

Purbalingga – Pemkab Purbalingga sedang menuju mewujudkan impian clean and good governance. Hal itu juga sebagai dukungan Pemerintah dalam rangka reformasi birokrasi. Untuk itu, membutuhkan dukungan sistem Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetensi. Indikator pertama yakni menargetkan Pemkab Purbalingga dapat meraih skor 3,100 untuk maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon, meminta agar pengawasan internal Pemkab Purbalingga ditingkatkan dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih. Tahun 2026 target kita skor maturitas SPIP kita ini berada di angka 3,100.

“Cukup tinggi untuk mengejar target tersebut. Oleh karenanya butuh supporting system SDM/Aparatur yang memiliki kompetensi baik dalam mengawal agar SPIP di seluruh OPD bisa berjalan lancar,” kata Tiwi pada acara pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Pemkab Purbalingga, di Gedung Andrawina Owabong, Bojongsari, Senin (06/09/2021).

Harapan besarnya, diselenggarakannya
Bintek ini, mampu meningkatkan maturitas SPIP di Kabupaten Purbalingga. Sehingga nantinya penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, efektif, efisien, bersih dan demokratis dan bisa berikan layanan prima kepada masyarakat ini bisa terwujud.

“Kita juga mendukung program nasional, yakni reformasi birokrasi, serta mewujudkan clean and good governance,” ujarnya.

Plt Inspektur Inspektorat Kabupaten Purbalingga HR Imam Wahyudi menyampaikan bimtek kali ini diikuti 20 peserta berasal dari Inspektorat Daerah, Bappelitbangda, Bakeuda, Bagian Ortala Setda, Bagian Administrasi Pembangunan Setda dan diselenggarakan selama 5 hari (6 – 10 September 2021).

“Setelah mengikuti Bimtek ini para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan dalam rangka mengawal, menilai, mendampingi OPD, dalam mengimplementasikan SPIP secara berkesinambungan,” kata Imam.

Selain terkait SPIP, Bimtek kali ini juga diberikan bimbingan mengenai penerapan Manajemen Risiko Indeks (Indeks). Adapun narasumber yakni tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Jawa Tengah.

Anggota Tim BPKP Perwakilan Provinsi Jateng, Budi Priharyanto menjelaskan pengendalian intern terdiri dua hal, yakni mengendalikan tujuan yang ingin dicapai dan pengendalian dari risiko supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Ini kemudian diformulasikan dalam SPIP terintegrasi,” ujarnya.

Menurutnya dalam SPIP, bobot paling berat yakni pada sisi perencanaan, yakni 40%. Sedangkan struktur dan proses bobotnya 30% dan hasil bobotnya 30%. Perencanaan yang dimaksud meliputi RPJMD, RKPD, Renstra dan perjanjian kinerja. Kemudian diimbangi target yang selaras maka sudah menjadi Perencanaan Pembangunan yang bagus.

“Hasilnya, akan direpresentasikan dalam bentuk Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” katanya

Ia menambahkan, diharapkan dengan SPIP yang terintegrasi, program kegiatan pemerintah bisa berjalan efektif dan efisien. Selain itu, laporan keuangannya andal, aman asetnya, dan ada perbaikan governance system.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tes SKD Pemkab Banyumas Mulai 14 September, Harus Sudah Vaksin, Ini Aturan dan Jadwal Lengkapnya

Selanjutnya

Fenomena Mural Kritikan Muncul di Kota Purwokerto, Pengamat: Harus Direspon Positif

TERBARU

HUT ke-101 RSUD Banyumas, Perpustakaan Talasemia hingga Ruang Perinatologi Baru Diresmikan

HUT ke-101 RSUD Banyumas, Perpustakaan Talasemia hingga Ruang Perinatologi Baru Diresmikan

Kamis, 30 April 2026

Tragis, Dua Warga Prembun Ditemukan Meninggal Usai Tercebur ke Dalam Sumur

Tragis, Dua Warga Prembun Ditemukan Meninggal Usai Tercebur ke Dalam Sumur

Rabu, 29 April 2026

Penyidikan Dihentikan demi Hukum, Kejari Purwokerto Kembalikan Uang Korupsi Perumda Pasar Satria Rp181 Juta

Penyidikan Dihentikan demi Hukum, Kejari Purwokerto Kembalikan Uang Korupsi Perumda Pasar Satria Rp181 Juta

Rabu, 29 April 2026

POPULER BULAN INI

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Rabu, 22 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Fenomena Mural Kritikan Muncul di Kota Purwokerto, Pengamat: Harus Direspon Positif

Pemkab Banyumas Kehilangan 90 Persen Pendapatan Dari Sektor Retribusi Parkir

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com