PURBALINGGA — Memasuki hari keenam pencarian, Tim SAR Gabungan masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan Museni (72), seorang lansia asal Desa Tunjungmulih, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Bukit Tobong sejak Kamis (2/7/2026).
Hingga Selasa (7/7/2026), upaya pencarian yang melibatkan Basarnas, Polres Purbalingga, dan elemen SAR gabungan masih terus dimaksimalkan. Tim dibagi menjadi dua Satuan Rescue (SRU) dengan strategi berbeda.
“SRU 1 masih melakukan penyisiran menggunakan anjing pelacak dari Polres Purbalingga di kawasan Hutan Bukit Tobong. Sedangkan SRU 2 memperluas area pencarian hingga ke Dusun Kramat, menyusul adanya indikasi aktivitas korban yang sempat mengarah ke lokasi tersebut,” ujar Komandan Tim Rescue, Amin Riyanto, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (7/7/2026).
Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan yang dihimpun, kejadian bermula pada Kamis (2/7/2026) ketika Unit Siaga SAR Banyumas menerima laporan warga tentang seorang lansia bernama Museni (72) yang tidak kembali ke rumah setelah beraktivitas di kawasan Hutan Bukit Tobong. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Kantor SAR Cilacap untuk segera dilakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Tunjungmulih, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga.
Amin Riyanto mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi tim di lapangan, di antaranya minimnya saksi mata yang melihat korban, kondisi vegetasi hutan yang rapat, serta medan jalur yang curam dan terjal. Kondisi tersebut tentu memperlambat proses penyisiran dan menyulitkan tim untuk menjangkau titik-titik area yang dicurigai.
“Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah minimnya saksi, vegetasi yang rapat, dan jalur yang curam. Besar harapan kami semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan sampai hari terakhir, yaitu hari ketujuh,” pungkas Amin.
Pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari ketujuh, Rabu (8/7/2026), dengan harapan cuaca dan medan mendukung sehingga korban segera dapat dievakuasi dalam keadaan selamat.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








