PURWOKERTO – UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Kesepakatan yang ditandatangani pada 22 Juli 2026 ini menjadi pintu masuk bagi penguatan Tridarma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung pembangunan daerah di ujung selatan Jawa Barat tersebut.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan langsung oleh Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, dan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami. Kerja sama yang tercatat dengan Nomor B-1635/Un.19/R/HM.02.1/7/2026 dan Nomor 100.3.7.1/2181/SETDA/2026 ini berlaku selama lima tahun ke depan.
446 Mahasiswa Diterjunkan ke Desa-desa Pangandaran
Implementasi awal kerja sama telah dimulai melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak. Sebanyak 446 mahasiswa UIN Saizu ditempatkan di sejumlah desa di Kabupaten Pangandaran selama 40 hari, terhitung sejak 16 Juli hingga 24 Agustus 2026.
Mengusung tema “Saizu Memberdaya: Menguatkan Umat, Menghijaukan Desa, Menggerakkan Ekonomi Masyarakat”, para mahasiswa tidak sekadar menjalankan program rutin. Mereka terlibat aktif dalam Musyawarah Desa untuk menyusun program kerja bersama pemerintah desa dan warga.
Beberapa fokus program yang dijalankan antara lain:
· Pendampingan UMKM lokal
· Penguatan nilai keagamaan dan ekoteologi
· Penggerakan sektor ekonomi desa
· Peningkatan literasi sains dan sosial bagi masyarakat
Bukan Sekadar KKN, Ini Awal Kolaborasi Jangka Panjang
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah bagian dari komitmen kampus untuk memperluas kontribusi nyata di luar wilayah Jawa Tengah.
“Kerja sama ini merupakan komitmen nyata UIN Saizu Purwokerto untuk hadir dan memberi manfaat secara lebih luas, tidak hanya di Jawa Tengah tetapi juga merambah ke Jawa Barat, seperti Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi Tridarma Perguruan Tinggi ini diharapkan dapat memperkuat peran akademisi dan mahasiswa dalam mendukung pembangunan daerah secara langsung, khususnya melalui pendidikan, riset berdampak, dan pemberdayaan masyarakat.
Ke depan, kolaborasi tidak hanya berhenti pada KKN. Berbagai unit di lingkungan UIN Saizu—mulai dari fakultas, pascasarjana, lembaga, hingga UPT—dapat bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pangandaran.
Beasiswa dan Riset Kebijakan Masuk Agenda
Sejumlah program potensial yang tengah dijajaki antara lain:
· Beasiswa prestasi bagi putra-putri daerah dan ASN Pemkab Pangandaran
· Penelitian kolaboratif antara dosen dan pemerintah daerah
· Dukungan akademik dalam perumusan kebijakan dan Peraturan Daerah
Program beasiswa diarahkan khusus bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, sebagai bentuk dukungan akses pendidikan tinggi yang lebih adil.
Dengan jangka waktu kerja sama lima tahun, UIN Saizu dan Pemkab Pangandaran berharap dapat menghadirkan program-program berkelanjutan yang tidak hanya berdampak saat pelaksanaan, tetapi juga meninggalkan warisan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Pewarta: Alri Johan
Editor : Angga Saputra








