INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

TPN Ganjar-Mahfud Minta MK Hadirkan Kapolri dalam Sidang PHPU Pilpres

Selasa, 2 April 2024

Tim Hukum Ganjar-Mahfud mengirimkan surat ke Mahkamah Konstitusi, menyarankan agar Kepala Kepolisian, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, diundang untuk memberikan keterangan dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024.

“Terkait hal ini, kami juga akan meminta Kapolri hadir dalam sidang berikutnya,” ujar Ketua Tim Hukum Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, di Gedung MK pada Selasa (2/4/2024).

Menurut Todung, pemeriksaan terhadap Kapolri dapat dilakukan bersamaan dengan empat menteri kabinet Indonesia maju dan dewan kehormatan penyelenggara pemilu (DKPP) pada Jumat (5/4/2024).

Meskipun dilakukan bersamaan, Todung menjelaskan bahwa Kapolri tidak akan dimintai keterangan terkait kebijakan dan penyaluran bantuan sosial secara besar-besaran selama kampanye Pemilu 2024. Sebaliknya, fokus akan diberikan pada penjelasan mengenai laporan intimidasi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap kepala desa dan tokoh masyarakat selama masa pemilu.

Intimidasi ini diyakini bertujuan untuk memengaruhi warga agar mendukung pasangan calon tertentu, khususnya Prabowo-Gibran. Hal ini diyakini menjadi alasan sejumlah basis suara dan pendukung partai politik beralih pada saat pemungutan suara. Prabowo-Gibran berhasil memenangkan suara mayoritas di 36 dari 38 provinsi, termasuk di daerah-daerah yang sebelumnya merupakan basis pendukung pasangan lain.

“Pemanggilan Kapolri bertujuan untuk mengungkapkan berbagai hal terkait peran kepolisian dalam intimidasi, kriminalisasi, serta ketidaknetralan dalam kampanye,” tambahnya.

Sementara itu, MK telah mengkonfirmasi akan mengundang anggota DKPP pada Jumat mendatang. Pada hari yang sama, mereka juga akan meminta keterangan dari Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Gerindra Pastikan Tidak Ada Rencana Revisi UU MD3 terkait Kursi Ketua DPR

Selanjutnya

Jembatan Eksisting Telah disiapkan Pemerintah Banyumas untuk Hindari Kemacetan saat Mudik Lebaran

TERBARU

Sinergi Berbagi Keberkahan: Harmoni Ramadan Satukan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Hetero Space Banyumas

Sinergi Berbagi Keberkahan: Harmoni Ramadan Satukan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Hetero Space Banyumas

Kamis, 2 April 2026

Amicus Curiae dan Penahanan Aktivis: Saluran Publik di Tengah Kebebasan yang Menyempit

Amicus Curiae dan Penahanan Aktivis: Saluran Publik di Tengah Kebebasan yang Menyempit

Kamis, 2 April 2026

Bebas! Dua Terdakwa Tambang Banyumas Divonis Lepas

Vonis Bebas Buruh Tambang, Advokat Terdakwa : Ini Harapan bagi Rakyat Kecil

Kamis, 2 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Jembatan Eksisting Telah disiapkan Pemerintah Banyumas untuk Hindari Kemacetan saat Mudik Lebaran

Diduga Cemburu, Suami asal Bulaksari Cilacap Tusuk Istri hingga Tewas di Tempat Latihan Kerja

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com