INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tegas, Jenderal Listyo Minta Tempat Wisata di Zona Merah Ditutup

Senin, 10 Mei 2021

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta pemerintah daerah dan
pengelola tempat wisata yang berada di zona merah Covid-19 untuk menutup lokasi
itu selama libur Lebaran.

Peninjauan itu juga dilakukan Ketua DPR RI Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal
TNI Hadi Tjahjanto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Letjen TNI Doni
Monardo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi
Sadikin.

Dalam peninjauan itu Kapolri bersama rombongan mendapatkan paparan terkait
pelaksanaan pelarangan mudik oleh pihak PT ASDP Indonesia Ferry. Dalam
pelaksanaannya, selama penyekatan hanya 18 kapal ro-ro (feri) yang dioperasikan.
Berbeda pada hari biasanya yang mencapai 32 kapal per hari. “Hari biasa yang
dioperasikan 32 kapal, dengan rata-rata dan 105-110 trip,” kata Jenderal Listyo.

Dia menjelaskan pengurangan operasional kapal feri yang melayani penyeberangan
Bakauheni, berdampak pada penurunan jumlah penumpang dan kendaraan yang melakukan
penyeberangan selama larangan mudik periode 6-17 Mei 2021. “Per hari hanya 3.245
kendaraan, itu pun hanya mengangkut logistik dan barang ekspedisi,” katanya.

Selepas mengunjungi pos penyekatan Pelabuhan Bakauheni, kapolri dan rombongan
bergerak ke posko penyekatan di Pelabuhan Merak, Banten.

Saat itu Kapolri Listyo mengingatkan agar objek wisata menerapkan protokol
kesehatan yang ketat. Beberapa tempat wisata di Banten, seperti Pantai Anyer,
Carita, dan Labuan dilakukan pengamanan dan penyekatan untuk mengontrol wisatawan
agar tidak menimbulkan kerumunan. Kapolri meminta agar tempat wisata yang berada
di zona merah untuk ditiadakan atau ditutup. Mantan Kapolda Banten itu juga
meminta dilakukan pengecekan secara acak bagi masyarakat yang berwisata.
(antara/jpnn)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kebijakan Jepang Ini Berbahaya Bagi Indonesia, Pemerintah Harus Protes

Selanjutnya

Rumah Mewah Poni Yang Kini Jadi Pusat Komando Interdiksi. Siapa Pony?

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Percaya Janji Manis Proyek, Perempuan asal Mersi Rugi Rp280 Juta

Percaya Janji Manis Proyek, Perempuan asal Mersi Rugi Rp280 Juta

Jumat, 15 Mei 2026

Membaca Ulang Soemitronomics: Ekonomi sebagai Arena Pertarungan Nasib Bangsa

Soemitronomics: Antara Kapitalisme Global dan Amanat Konstitusi

Jumat, 15 Mei 2026

Kemenhaj Perketat Pembayaran Dam via Adahi, Jemaah Diimbau Hindari Calo

Kemenhaj Perketat Pembayaran Dam via Adahi, Jemaah Diimbau Hindari Calo

Jumat, 15 Mei 2026

Selanjutnya

Rumah Mewah Poni Yang Kini Jadi Pusat Komando Interdiksi. Siapa Pony?

Polisi Ungkap Motif Pria Ajak Ramai-ramai Terobos Penyekatan Mudik

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com