INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Selama PPKM Darurat Sampai PPKM Level 4 Saat Ini, PAD Sektor Pariwisata Hilang Rp. 450 Juta

Selasa, 27 Juli 2021

BANYUMAS – Ditutupnya seluruh tempat wisata di Kabupaten Banyumas selama PPKM darurat (3/7) hingga (20/7), kemudian dilanjutkan lagi dengan adanya PPKM Level 4 selama 12 hari kedepan membuat Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dari sektor pariwisata menurun bahkan hilang sebesar Rp 450 juta.

Asis Kusumandani, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas memperikirakan, hilangnya PAD dari pariwisata selama PPKM darurat mencapai kisaran Rp 300 juta, kemudian PPKM level 4 mencapai kisaran Rp. 150 juta.

“Rp. 300 juta itu, saat PPKM darurat inikan ada tambahan lagi, PPKM darurat sampai tanggal 20 terus tambah 12 hari lagi, 12 hari lagi yah bisa separuhnya lagi antara Rp. 150 juta lagi, seluruhnya sekitaran Rp 450 juta,” katanya kepada Radarbanyumas.co.id, Selasa (27/7).

Selain itu, dengan target PAD sebesar Rp. 15,6 Miliar untuk tahun ini, target itupun akan direvisi menjadi Rp. 7,3 M.

“Target tahun ini target 15,6 Miliar, tapi kita sudah menghitung, mengusulkan ditarget, karena nantikan hubungannya dengan rincian anggarannya kan dibuat diperubahan anggaran, untuk revisinya nanti diperubahan anggaran. Dan yang diusulkan, dari Rp.15,6 M menjadi Rp. 7,3 M. Karena kemarin dari mulai Januari, itukan ada juga penutupan, terus kemudian di lebaran ada kebijakan tidak boleh mudik, terus ada kebijakan lagi tadinya 50 persen menjadi 30 persen,” jelasnya.

Dengan langkah yang diambil untuk tetap menggenjot kegiatan pariwisata ditegah pandemi covid 19 saat ini, Asis menambahkan, tetap menggalakkan kegiatan promosi wisata.

“Yang digalakkan sih tetap ini kita promosi, dan yang penting nanti prokesnya tetap ketat agar tidak ada klaster pariwisata, tinggal nanti kebijakannya seperti apa setelah PPKM ini, kitakan juga belum tahu, apakah diberikan kuota 30 persen, atau diberikan kuota 25 persen. Apa cukup 10 persen, kita belum tahu. Mudah-mudahan sih turun level yah, kalau level 4 berarti belum bisa buka,” pungkasnya. (win)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kebutuhan Oksigen di RSUD Banjarnegara Meningkat

Selanjutnya

Tiga Pelanggaran PPKM Ditindak, Lima Orang Jadi Tersangka

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kita Ramai Bicara, Sedikit Membaca 

Menyembelih “Ismail” yang Menyamar : Renungan Idul Adha tentang Ego, Keikhlasan, dan Ujian dalam Kesunyian

Kamis, 21 Mei 2026

Satresnarkoba Polresta Banyumas Ungkap Peredaran Psikotropika, Dua Pengedar Diciduk di Wangon

Satresnarkoba Polresta Banyumas Ungkap Peredaran Psikotropika, Dua Pengedar Diciduk di Wangon

Kamis, 21 Mei 2026

Wabup Banyumas Resmikan Gedung Baru UHB dan 3 Prodi: Bisnis Digital hingga Robotika

Wabup Banyumas Resmikan Gedung Baru UHB dan 3 Prodi: Bisnis Digital hingga Robotika

Kamis, 21 Mei 2026

Selanjutnya

Tiga Pelanggaran PPKM Ditindak, Lima Orang Jadi Tersangka

Pembangunan TPA BLE Wlahar Wetan, Akhir Tahun Beroperasi.

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com