BANYUMAS RAYA – Kabar baik datang dari operasi pencarian warga hilang di kawasan Hutan Nambo Girang, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap. Heri Yanto Pramono (35), pria yang dilaporkan menghilang sejak tiga hari lalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Kamis (25/6/2026) pagi.
Namun, fakta mengejutkan terungkap saat tim gabungan menemukan keberadaannya. Korban justri menyatakan secara sadar bahwa ia tidak ingin kembali ke rumah.
Pencarian Hari Ketiga
Memasuki hari ketiga operasi SAR, Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Cimanggu, dan warga setempat menggelar briefing pada pukul 07.00 WIB. Pencarian dibagi dalam dua unit (SRU).
· SRU 1 melakukan penyisiran darat ke arah barat daya dari lokasi terakhir diketahui (LKP) dengan radius 2 km persegi.
· SRU 2 bergerak dari sisi barat area SRU 1 ke arah selatan dengan radius yang sama.
Ditemukan Warga, Sempat Tolak Kembali
Pukul 10.30 WIB, seorang warga bernama Riki berhasil menemukan korban di Dusun Cikadu, Desa Panimbang, Kecamatan Cimanggu. Lokasi temuan berada di koordinat 7°21’42.32″LS 108°51’48.91″BT, atau sekitar 3 km ke arah timur laut dari titik terakhir kali korban terlihat.
Saat ditemukan, Heri dalam kondisi sadar dan sempat berkomunikasi dengan Riki. Bahkan, ia menyerahkan kunci rumahnya kepada saksi dan secara tegas menyatakan tidak mau pulang. Momen pertemuan itu pun didokumentasikan oleh saksi.
Menyusul temuan tersebut, pada pukul 11.00 WIB Tim SAR Gabungan langsung berkoordinasi dengan Polsek Cimanggu dan pihak keluarga untuk melakukan pendekatan psikologis. Tujuannya, membujuk korban agar bersedia kembali bersama keluarganya.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Maryadi, menyatakan bahwa operasi dinyatakan selesai.
“Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, maka tujuan operasi SAR telah tercapai. Kami ucapkan terima kasih atas sinergi semua pihak,” ujarnya.
Pada pukul 12.00 WIB, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra







