BANYUMAS – Suasana berbeda terasa di Hatero Space Banyumas, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Purwokerto, Jumat (10/7/2026). Polresta Banyumas menggelar acara bertajuk “Banyumas Bhayangkara Experience” yang memadukan semangat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan pelestarian seni dan budaya lokal.
Acara yang berlangsung dari pagi hingga malam hari ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polresta, tetapi juga Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Deru Saka Samosir, perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyumas, jajaran DPRD Kabupaten Banyumas, serta para tokoh budaya, seniman, dan tamu undangan lainnya.
Kolaborasi Polri dan Budaya
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap pelestarian budaya daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya. Sendratari ini adalah upaya menguri-uri warisan leluhur melalui kemasan kontemporer agar bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kombes Pol Petrus.
Gagasan ini, lanjutnya, berawal dari diskusi dengan DPRD Kabupaten Banyumas yang mendorong adanya ruang kolaborasi antara kepolisian dan para pelaku seni.
Beragam kegiatan disuguhkan dalam Banyumas Bhayangkara Experience. Pagi hari dibuka dengan aksi donor darah yang melibatkan masyarakat dan personel Polri.
Memasuki sore hari, suasana semakin meriah dengan digelarnya Panggung Ekspresi Banyumas yang menampilkan berbagai kreativitas seni dari komunitas lokal. Puncak acara terjadi pada malam hari dengan penampilan Bhayangkara Band Polresta Banyumas, dilanjutkan dengan pertunjukan Sendratari Jagabayan.
Sendratari Jagabayan yang disajikan berhasil memukau para penonton karena memadukan unsur tradisi dengan sentuhan kontemporer, menjadikannya hiburan yang relevan bagi generasi muda.
Dorongan Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Ir. Junaedi MT, yang mewakili Bupati Banyumas, mengapresiasi inisiatif ini. Ia berharap pertunjukan seni seperti ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga mampu berkembang menjadi industri kreatif.
“Pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kreatif. Kegiatan seperti ini mampu membuka peluang kerja bagi seniman dan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM yang ikut meramaikan acara,” jelasnya.
Hal senada disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Banyumas, H. Anang Agus Kostrad Diharto. Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mendukung kegiatan seni budaya sebagai bagian dari upaya menjaga identitas dan kearifan lokal Banyumas.
“Kolaborasi antara DPRD dan Polresta ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap budaya daerah,” tegasnya.
Melalui Banyumas Bhayangkara Experience, Polresta Banyumas tidak hanya merayakan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, legislatif, komunitas seni, dan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan antara Polri dan rakyat terus terjaga.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








