PURWOKERTO – Bertempat di salah satu hotel di Purwokerto, pada Selasa (31/8) KanKemenag Banyumas menggelar sosialisasi KMA 660 tahun 2021 melibatkan MUI Banyumas dan Dinkes Banyumas. Salah satu materi dalam kegiatan tersebut yaitu bagaimana penyelenggaraan kesehatan haji Banyumas.
Kadinkes Banyumas, Sadiyanto SKM M.Kes dalam paparannya menyampaikan perlindungan jamaah haji tahun 1441 H tidak hanya vaksinasi Covid-19 melainkan juga vaksinasi Meningitis Meningokokus yang sudah dilaksanakan pada Februari hingga Maret dengan masa perlindungan 3 tahun.
“Sudah dilaksanakan terhadap semua calhaj Banyumas estimasi keberangkatan 1441 H kecuali calon jemaah pengganti (ada yang belum),” katanya.
Selanjutnya untuk vaksinasi Covid-19, calhaj masuk menjadi prioritas. Dilaksanakan mulai April hingga Mei sudah tercapai 87 %. Yang belum terlayani vaksinasi adalah yang tidak lolos skrining dan yang masih berada di luar daerah.
“Hasil pemeriksaan kesehatan calhaj estimasi 1441 H kategori isrithaah kesehatan, 31 % memenuhi syarat dan 69 % memenuhi syarat dengan pendamping,” terang dia.
Adapun persiapan penyelenggaraan kesehatan haji tahun 1442 H/2022 M, Dinkes Banyumas akan melaksanakan dan melanjutkan persiapan penyelenggaraan kesehatan haji melalui pembinaan kesehatan bagi jemaah haji diantaranya dengan memperhatikan prokes.
Untuk penyuluhan kesehatan dapat dilakukan melalui pertemuan jarak jauh berkoordinasi dengan KanKemenag Banyumas & KBIH.
“Vaksinasi Meningitis Meningokokus pada jemaah yang akan diberangkatkan 2022 diberikan baik bagi yang belum divaksinasi maupun yang masa efektivitas vaksin telah melewati 2 tahun pada saat akan diberangkatkan,” pungkas dia. (yda)





