PURWOKERTO – Masyarakat Banyumas, terutama Purwokerto dan sekitarnya, harus bersabar untuk merasakan beribadah di Masjid Raya Banyumas, yang ada di Jalan Soekarno. Saat ini masih proses pembangunan. Sampai pada tahap pembangunan struktur pondasi bawah.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Wahyu Diono mengatakan, proses pembangunan akan dilanjutkan tahun depan. Melanjutkan penguatan lahan dan sebagian struktur masjid.
“Dapat alokasi anggaran dari APBD Rp 12 miliar, untuk melanjutkan pembangunan Masjid Raya tahun depan,” katanya.
Untuk bangunannya masih sesuai konsep awal. Masjid yang didesain Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, berkonsep seribu bulan sabit. Diharapkan nantinya bisa menjadi ikon baru di Kabupaten Banyumas. Apalagi direncanakan bisa menampung sampai tiga ribu jamaah.
Wahyu menyampaikan, belum bisa dipastikan kapan pembangunan akan selesai. Pasalnya menyesuaikan dengan alokasi anggaran yang ada.
“Selama dua tahun ini ada recofusing anggaran untuk penanganan covid-19,” ujarnya.
Dengan lokasinya yang strategis, diharapkan membawa keberkahan, serta memudahkan masyarakat untuk beribadah. Selain itu juga ada gedung-gedung ikonik lainnya di sepanjang Jalan Soekarno, salah satunya Gedung DPRD.
“Untuk gedung DPRD, tahun depan dapat alokasi APBD Rp 35 miliar,” imbuhnya.
Adapun lokasi gedung DPRD berseberangan dengan Masjid Raya Banyumas. Bentuk bangunannya pun ikonik. Menyerupai tangan seolah akan merangkul. Diartikan, anggota dewan akan merangkul rakyat. Dan di depannya dibuat arena untuk menyampaikan aspirasi. (ely)






